Ilmuwan dan insinyur meniru sistem ini lewat bidang biomimikri. Salah satu contohnya adalah teknologi “Geckskin” dari Stanford, yang bisa mengangkat beban ratusan kilogram di permukaan kaca tanpa meninggalkan bekas.
Teknologi ini mulai digunakan untuk:
Kendati masih ada tantangan soal daya tahan dan distribusi tekanan, riset tentang kaki tokek terus berkembang.
Akhir kata, tokek tidak butuh lem, tidak menyedot, dan tidak licin karena sihir. Hewan ini mengandalkan jutaan rambut super kecil di kakinya yang memanfaatkan gaya Van der Waals untuk menempel dengan sempurna.
Ini bukti bahwa alam sering menemukan solusi yang jauh lebih canggih daripada teknologi manusia. Di balik langkah santai tokek di dinding rumahmu, tersimpan fisika tingkat nano yang luar biasa.
Referensi
Adventist Educators. Diakses pada Februari 2026. Learning From a Gecko’s Sticky Feet
Backpack Full of Question. Diakses pada Februari 2026. How The Gecko Forces its Way Up A Wall
Lewis & Clark. Diakses pada Februari 2026. Biologists Unlock Secret of Gecko Sticking Power
Live Science. Diakses pada Februari 2026. Geckos' Sticky Secret? They Hang by Toe Hairs
SingularityHub. Diakses pada Februari 2026. Gecko-Inspired Adhesive Sticks 700 Pounds to a Wall
The Environmental Literacy Council. Diakses pada Februari 2026. How Can a Gecko Climb a Wall and Not Fall Off?