Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Burung Sering Menabrak Kaca Jendela? Ini Penjelasannya
Burung (pexels.com/Nitin)

Bagi seekor burung, kaca jendela adalah musuh utama yang sering mengagalkan misi penerbangan. Alih-alih hinggap di pohon yang terlihat dari pantulan kaca, tubuh mereka justru menghantam keras dan terpental ke tanah. Sayangnya, jika burung terbang dengan sangat semangat dan menghantam kaca dengan sangat keras, mereka berisiko mati begitu saja. Namun, ada yang masih bisa diselamatkan meskipun tubuhnya terasa patah.

Masalah ini bukan karena burung yang tidak pandai terbang atau posisi jendela yang salah. Tetapi memang penglihatan burung tidak didesain seperti hewan lain. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa simak penjelasan di bawah ini yang akan membahas alasan burung sering menabrak kaca jendela. Berikut penjelasannya.

1. Apakah burung bisa melihat kaca?

Burung (pexels.com/Suki Lee)

Sejatinya burung tidak bisa melihat kaca. Hal ini bukan karena masalah spesies atau kemampuan terbang yang kurang lihai, melainkan karena aspek mendasar tentang bagaimana burung mempersepsikan lingkungannya. Bagi penglihatan burung, kaca tampak tidak terlihat atau memantulkan cahaya tergantung pada kondisi pencahayaan dan sudut pandang.

Ketika kaca tidak terlihat, burung tidak menyadari adanya penghalang di jalur terbang mereka. Ketika memantulkan cahaya, burung-burung akan melihatnya sebagai ruang terbuka yang lebih luas atau kelanjutan dari lingkungan sekitarnya.

Jadi, bisa dikatakan kalau burung tidak menganggap kaca sebagai penghalang yang kokoh. Kesalahpahaman ini disebabkan oleh fakta bahwa penglihatan burung terutama beradaptasi untuk mendeteksi jarak dan gerakan, bukan untuk membedakan pantulan atau permukaan transparan.

2. Alasan burung sering menabrak kaca jendela

Burung di balik kaca jendela (pexels.com/Cihat Celik)

Penglihatan burung didesain berbeda dari hewan lainnya. Bagi mereka, jika langit terlihat, artinya bisa dilewati, dan pohon-pohon yang menjulang tinggi adalah tempat singgah yang bisa dihinggapi. Namun, sayangnya dua hal tersebut terlihat di pantulan kaca jendela yang membuat burung-burung merasa 'tertipu'. Adanya permainan ilusi ini membuat burung-burung mencoba terbang ke arah jendela tanpa menyadari bahwa kaca yang dihampiri adalah penghalang.

Tidak hanya itu, cahaya buatan di malam hari juga memengaruhi kenapa burung sering menabrak kaca. Sebagian besar spesies burung bermigrasi di malam hari. Cahaya buatan di malam hari menarik burung dan membuat mereka kehilangan arah, terkadang 'menjebak' mereka. Burung-burung tersebut merasa lelah dan bingung, mereka terbang kesana-kemari dan seringkali berakhir dengan menabrak kaca.

Faktor lain yang memengaruhi tabrakan burung dengan kaca adalah kedekatannya dengan habitat. Di mana permukaan kaca yang memantulkan vegetasi lebat di sekitarnya, terutama hingga setinggi puncak pohon, akan mengalami lebih banyak tabrakan burung. Habitat perairan juga menarik bagi burung, menambah risiko tabrakan selama migrasi.

3. Apa yang terjadi jika burung menabrak kaca jendela?

Burung (pexels.com/Aliaksei)

Benturan yang sangat kuat terjadi ketika burung menabrak kaca jendela. Karena benturannya yang sangat keras, beberapa burung mati seketika karena patah tulang atau cedera otak. Namun, beberapa burung juga kadangkala ditemukan pingsan dan jatuh ke tanah.

Jika burung yang menabrak kaca terjatuh dan tidak ada yang membantu, ia dapat mati kemudian karena perdarahan internal atau diserang oleh predator seperti kucing. Dalam beberapa kasus, jika beruntung, burung itu akan pulih setelah beristirahat sekadar satu atau dua jam.

Jika kamu menemukan burung yang tergeletak di tanah seteah menabrak kaca, kamu bisa menhikuti langkah-langkah di bawah ini sebagai penanganan pertama:

  • Angkat burung dengan kedua tangan atau kain lemut secara perlahan.

  • Tempatkan burung dalam kotak kecil yang memiliki sirkulasi udara.

  • Simpan kotak tersebut di tempat yang tenang, gelap, dan hangat agar burung tenang dan pulih dari syok.

  • Jangan memberi makan atau minum kepada burung karena bisa menyebabkan tersedak.

  • Tunggulah sekitar satu hingga dua jam sebelum memeriksanya kembali.

Dilansir The Conservation, adanya jurnal artikel dengan judul 'Rehabilitation Outcomes of Bird-building Collision Victims in the Northeastern United States', yang diterbitkan pada tahun 2024, menyatakan bahwa lebih dari 1 miliar burung - dan bahkan sebanyak 5,9 miliar mati akibat tabrakan dengan kaca lembaran setiap tahunnya di Amerika Serikat.

Diketahui, tabrakan dengan jendela kini dianggap sebagai penyebab utama kematian burung akibat aktivitas manusia. Adanya tabrakan dengan jendela dan penyebab lainnya, menyebabkan populasi burung di seluruh Amerika Utara menurun lebih dari 29% dari tingkat tahun 1970. Tabarakan ini terjadi di setiap jenis bangunan, mulai dari rumah-rumah hingga gedung pencakar langit.

Burung sering menabrak kaca jendela karena hewan tersebut tidak dapat melihat kaca sebagai penghalang. Jadi, burung mengira pantulan pohon dan langit di kaca adalah nyata. Tidak hanya itu, adanya cahaya buatan di malam hari dan dekatnya kaca-kaca dengan habitat asli burung membuat mereka dengan mudah menabrakkan diri ke kaca tanpa sengaja.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team