Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi buaya (pexels.com/RatuL CR♠️)
ilustrasi buaya (pexels.com/RatuL CR♠️)

Intinya sih...

  • Beruang betina melindungi anaknya dengan agresif, menyerang predator yang mengancam untuk meningkatkan peluang anak bertahan hidup.

  • Gurita betina berhenti makan dan fokus melindungi telurnya hingga mati, menunjukkan perlindungan ekstrem demi generasi berikutnya.

  • Buaya betina menyimpan anaknya di mulutnya untuk memproteksi saat berpindah dari sarang ke air, menjamin kelangsungan hidup di lingkungan keras.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Naluri melindungi anak merupakan salah satu insting paling kuat di dalam dunia hewan. Demi memastikan kelangsungan hidup dari keturunannya, ternyata banyak induk hewan yang rela melakukan tindakan yang mungkin terbilang ekstrem dan penuh dengan risiko.

Perilaku perlindungan ini bukan hanya menunjukkan kasih sayang, namun juga kecerdasan adaptasi terhadap ancaman dari lingkungan sekitarnya. Simaklah beberapa hewan berikut ini yang dikenal memiliki cara unik yang jauh melampaui bayangan manusia dalam menjaga keselamatan dari anak-anaknya.

1. Beruang betina

ilustrasi beruang grizzly (pexels.com/Pixabay)

Beruang betina dikenal sebagai hewan yang sangat agresif pada saat merasa bahwa anak-anaknya sedang terancam. Ia tidak akan ragu untuk menyerang predator yang ukurannya bahkan jauh lebih besar darinya hanya untuk melindungi anak-anaknya.

Sikap protektif ini sebetulnya muncul karena anak beruang ternyata sangat rentan terhadap bahaya yang ada di alam liar. Perlindungan ekstrem tersebut meningkatkan peluang anak untuk bertahan hidup hingga nantinya mampu hidup secara mandiri tanpa bantuan dari induknya lagi.

2. Gurita

ilustrasi gurita (pexels.com/Pia B)

Induk gurita betina ternyata mampu menjaga telur-telurnya tanpa henti sampai akhirnya menetas. Selama masa penjagaan tersebut, ternyata ia bahkan berhenti makan dan hanya fokus melindungi telur dari predatornya.

Pengorbanan ini ternyata sering berujung pada kematian induk setelah telur-telurnya menetas. Tindakan tersebut seolah menunjukkan tingkat perlindungan yang cukup ekstrem untuk memastikan generasi berikutnya tetap hidup.

3. Buaya

ilustrasi buaya (pexels.com/Los Muertos Crew)

Buaya betina kerap menyimpan anaknya yang baru saja menetas di dalam mulut untuk memproteksinya dari risiko bahaya. Meski terkenal sebagai hewan buas, nyatanya induk buaya sangat berhati-hati agar tidak sampai melukai anaknya sendiri.

Perilaku yang satu ini bisa membantu anak buaya untuk berpindah dari sarang ke air dengan aman tanpa masalah. Perlindungan tersebut juga menjadi kunci awal dari kelangsungan hidupnya di lingkungan yang sangat keras.

4. Burung flamingo

ilustrasi flamingo (unsplash.com/Artur Aldyrkhanov)

Induk flamingo melindungi anaknya dengan cara membesarkannya dalam koloni yang cukup besar. Sistem ini dapat membuat anak flaminggo tersebut lebih aman dari risiko serangan predator yang ada.

Induk flamingo kerap memberi makanan khusus berupa cairan bergizi dari tubuhnya agar tetap aman. Cara ini dapat memastikan anak tersebut tetap kuat, meski berada di lingkungan yang ekstrem.

Cara induk hewan memproteksi anaknya menunjukkan betapa kuatnya naluri bertahan hidup di alam liar. Perlindungan ekstrem tersebut menjadi bukti bahwa kasih sayang dan pengorbanan bukan hanya milik manusia, namun juga bagian penting dari kehidupan satwa liar. Beberapa hewan di atas menunjukkan bahwa kasih sayang ibu tiada batasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team