Cara kedua yakni menggunakan pohon faktor. Bisa dibilang cara ini ialah paling populer. Di sekolah pun kebanyakan menggunakan pohon faktor untuk mencari FPB maupun KPK.
Jika hendak menggunakan cara ini, kamu perlu mengingat kembali bilangan prima. Nah, bilangan prima adalah bilangan yang hanya memiliki dua faktor, yaitu 1 dan angka itu sendiri. Contoh bilangan prima ada 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, dan seterusnya.
Nah, kamu perlu menggunakannya untuk membagi bilangan yang hendak dicari FPB dan KPK. Untuk pembagiannya, dimulai dari bilangan prima paling kecil hingga tidak bisa dibagi lagi.
Misalnya, kamu perlu mencari FPB dan KPK dari 12 dan 24. Maka, seperti ini gambaran pengerjaanya:
ilustrasi pohon faktor (IDN Times/Laili Zain)
Angka yang dilingkari merah merupakan bilangan prima dan hasil akhir pemfaktoran. Untuk KPK, kamu perlu mengalikan semua hasil akhir dari hitungan pohon faktor. Maka:
- KPK 12 adalah 2 x 2 x 3 atau 2² x 3
- KPK 18 adalah 2 x 3 x 3 atau 2 x 3²
Kamu perlu mencari bilangan yang sama dan pangkat paling besar. Ketemu 2² dan 3², lalu kalikan saja menjadi 36. Jadi, KPK dari 12 dan 18 adalah 36.
Untuk FPB, kamu memilih angka paling kecil dari seluruh nilai dalam faktor. Selanjutnya, ketemu 2 dan 3, kalikan dan ditemukan hasilnya 6. Jadi, FPB dari 12 dan 18 adalah 6.