Comscore Tracker

5 Bukti Teori Relativitas yang Terjadi dalam Kehidupan Sehari-hari

Pasti kamu pernah mengalami

Teori relativitas—yang terdiri dari relativitas khusus dan umum—merupakan teori yang digagas oleh Albert Einstein pada 1905. Penjabaran teori ini cukup rumit dan bersinggungan dengan banyak hal fisik di alam semesta.

Namun, pada intinya, relativitas menyatakan bahwa hukum alam fisika akan selalu sama bagi pengamat yang bergerak bebas, di mana pun dan kapan pun. Selain itu, relativitas juga menyatakan bahwa kecepatan cahaya adalah konstan bagi setiap pengamat dan tak ada kecepatan yang dapat melebihi kecepatan cahaya.

Implikasi dari teori yang diciptakan oleh Einstein ini berdampak besar bagi ilmu pengetahuan dan teknologi. Mulai dari penerbangan, proyek luar angkasa, satelit, hingga teknologi perang, semuanya menggunakan teori Einstein sebagai dasar pembuatannya. Inilah lima bukti nyata tentang teori relativitas di kehidupan kita sehari-hari. Apa saja?

1. Konsep tentang cahaya

5 Bukti Teori Relativitas yang Terjadi dalam Kehidupan Sehari-harifire2fusion.com

Mungkin jika konsep tentang cahaya ini tak pernah dijabarkan oleh Einstein, saat ini NASA dan badan antariksa dunia lainnya akan sangat kesulitan dalam mengukur jarak objek luar angkasa yang sangat jauh.

Dalam relativitas, dijelaskan bahwa cahaya memiliki kecepatan yang konstan yakni 299.792 km/detik atau dibulatkan menjadi 300.000 km per detik. Bayangkan saja jika konsep cahaya ini masih menggunakan patokan teori Newton, pastinya penghitungan dan konsep jarak tahun cahaya juga akan berubah total.

Cahaya Matahari, misalnya, yang sampai ke permukaan Bumi dalam waktu 8 menit. Itu artinya, informasi jarak sesungguhnya antara Bumi dengan Matahari dapat dihitung dengan pasti yakni menjadi 150 juta km.

Konsep mengenai cahaya juga dapat digunakan untuk mengukur objek angkasa yang sangat jauh. Biasanya, satuan jarak tersebut menggunakan satuan tahun cahaya sehingga 1 tahun cahaya setara dengan 9,5 triliun kilometer. Hal ini akan memudahkan astronom dan ilmuwan dalam menghitung jarak objek luar angkasa secara tepat (mendekati akurat).

2. Penggunaan GPS

5 Bukti Teori Relativitas yang Terjadi dalam Kehidupan Sehari-haribusinessinsider.sg

Segala hal yang bersangkutan dengan pemetaan lokasi atau GPS, baik itu melalui HP, laptop, perangkat kendaraan, hingga satelit, semuanya melibatkan konsep relativitas Einstein. Jadi, kalau tidak ada teori relativitas, kamu gak akan pernah bisa menggunakan map secara online. Kamu juga gak akan bisa memesan makanan melalui aplikasi online.

Kecepatan satelit di orbit Bumi telah disesuaikan dengan keadaan relativitas yang ada, seperti dicatat dalam Physic Central. Ilmuwan yang membuat dan merakit satelit GPS tak akan sembarangan membuat satelit tanpa memperhitungkan efek dari relativitas yang pernah digagas oleh Einstein.

Satelit seharga ratusan triliun rupiah yang ada di orbit Bumi bergerak dengan kecepatan 14.000 hingga 17.000 km per jam. Kecepatan ini dibutuhkan untuk memperkecil selisih atau kesalahan pemetaan lokasi, yang tentu akan berdampak pada keakuratan data.

Jadi, secara sederhana, relativitas menyatakan bahwa waktu luar angkasa berbeda dengan waktu Bumi. Untuk menyelaraskan keduanya, dibutuhkan kecepatan tinggi yang konstan. Hal inilah yang membuat ilmuwan modern menciptakan satelit dengan kecepatan belasan ribu km per jam untuk menyelaraskan data.

Karena dalam GPS, kesalahan data sekecil apa pun akan berdampak fatal bagi kehidupan. Bayangkan saja kalau titik peta yang kamu lihat di HP kamu bisa selisih sejauh puluhan kilometer, tentu hal ini justru akan merepotkan. Jika kasus ini terjadi dalam dunia penerbangan, hal ini bisa membahayakan nyawa banyak orang.

Baca Juga: 5 Teori Paling Aneh yang Pernah Ada dan Sempat Diyakini Kebenarannya

3. Relativitas membuka jalan bagi sains bidang kimia

5 Bukti Teori Relativitas yang Terjadi dalam Kehidupan Sehari-hariUnsplash/Science in HD

Apakah ada hubungan antara relativitas dengan ilmu kimia? Tentu ada. Salah satu buktinya adalah penemuan merkuri, senyawa logam yang berwujud cair. Mengapa logam dapat berbentuk cair?

Relativitas menjawabnya sebagai pengaruh massa dan kecepatan. Merkuri memiliki ikatan dari atom-atom pembentuknya yang sangat lemah sehingga senyawa tersebut mudah mencair meskipun pada suhu konstan yang normal (suhu ruangan).

Unsur merkuri yang diteliti oleh Marie Curie pada 1911 silam juga mengarah pada sebuah kesimpulan yakni logam berat atau raksa tersebut merupakan unsur yang akan menguap pada suhu di atas 350 derajat Celsius.

Pada era sebelum relativitas, logam dianggap akan mencair hanya jika terpapar suhu panas yang sangat ekstrem. Namun, relativitas membuktikan bahwa massa logam—jika memiliki ikatan atom lemah—juga tak akan cukup untuk tetap mempertahankan kepadatannya.

4. Waktu yang kamu jalani sebetulnya tetap, namun bisa bersifat relatif

5 Bukti Teori Relativitas yang Terjadi dalam Kehidupan Sehari-hariFreepik.com

Bukti yang sangat sederhana ini sering kamu alami, tapi tidak kamu sadari. Jika kamu sedang melakukan apa pun yang kamu suka, entah dengan hobi atau bersama dengan gebetan, kamu akan merasa bahwa waktu akan bergerak sangat cepat.

Sebaliknya, jika kamu melakukan hal yang kamu benci, kamu akan merasa waktu bergerak sangat lambat. Padahal, orang di sekitarmu tidak merasakan hal yang sama denganmu alias waktu yang kamu alami sebetulnya konstan dan sama.

Ini adalah contoh paling sederhana tentang relativitas. Teori ini membuktikan bahwa waktu dan ruang adalah hal yang benar-benar ada dan tak dapat dipisahkan. Intinya,waktu menjadi relatif terhadap orang yang mengalami dan bukan terhadap orang yang mengamati.

Bayangkan saja jika kamu beberapa tahun berada di sebuah wahana antariksa dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Di saat kamu kembali ke Bumi, usia Bumi akan maju ratusan atau bahkan ribuan tahun. Kamu akan merasa waktu sangat lambat, sedangkan Bumi tidak merasakan waktu seperti yang kamu rasakan.

5. Teknologi berbasis nuklir

5 Bukti Teori Relativitas yang Terjadi dalam Kehidupan Sehari-haribritannica.com

Semua teknologi berbasis tenaga nuklir adalah hasil dari teori yang dicetuskan oleh Einstein. Mulai dari pembangkit tenaga nuklir, teknologi nukir, hingga bom atom, semuanya berbasis pada relativitas.

Reaksi nuklir sendiri terjadi manakala inti atom dapat terpecah yang mengakibatkan reaksi berantai. Perpecahan inti atom tersebut dapat terjadi dengan penembakan berulang menggunakan partikel neutron.

Nah, Einsten dalam relativitas pernah merumuskan bahwa reaksi berantai yang dituangkan dalam rumus E=MC2 dapat memicu kekuatan yang sangat besar. Terbukti, rumus tersebut menjadi cikal bakal pembuatan bom atom pada era Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

Nuklir untuk kepentingan yang berguna bagi kehidupan manusia adalah pembangkit listrik tenaga nuklir. Meskipun pembangkit listrik ini masih menuai pro dan kontra, nyatanya beberapa negara maju sudah mulai mengembangkan nuklir sebagai salah satu sumber daya yang dapat digunakan sebagai pengganti minyak mentah.

Itulah lima bukti nyata tentang teori relativitas Einstein dalam kehidupan sehari-hari. Gimana, kamu pernah mengalaminya, kan? Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kamu, ya!

Baca Juga: 8 Teori Ancient Aliens Paling Gila dan Kontroversial, Kamu Percaya?

Dahli Anggara Photo Verified Writer Dahli Anggara

Age quod agis...

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya