Comscore Tracker

Jarang Keseleo, Ini 6 Spesies Hewan Mamalia dengan Tubuh Lenturnya

Jelas kucing juga termasuk

Mamalia adalah sebuah kelompok kelas biologi dalam individu organisme. Secara umum, mamalia biasanya memiliki bagian tubuh yang kompleks dan berbeda dengan kelas lainnya, seperti reptil, unggas, atau ikan. Nah, faktanya, di alam tidak banyak mamalia yang memiliki tubuh lentur layaknya benda cair.

Kelenturan tubuh mereka dihasilkan melalui evolusi dan seleksi alam yang berlangsung dalam kurun waktu yang sangat lama. Mau tahu hewan mamalia apa saja yang punya tubuh paling lentur di dunia? Yuk, disimak!

1. Panda

Jarang Keseleo, Ini 6 Spesies Hewan Mamalia dengan Tubuh LenturnyaUnsplash/Ellicia

Panda merupakan spesies mamalia yang pada umumnya juga bisa diklasifikasikan dalam keluarga beruang. Hewan besar asal Tiongkok ini sudah lama dijadikan simbol dari Negeri Tirai Bambu dan saat ini keberadaannya dilindungi oleh undang-undang di Tiongkok. Tahukah kamu bahwa panda raksasa merupakan salah satu spesies mamalia paling lentur di dunia?

Yup, seperti dicatat dalam laman sains Smithsonian Magazine, panda adalah mamalia dengan tulang pergelangan yang fleksibel dan mudah untuk mereka manipulasi. Itu sebabnya, pada banyak kesempatan, panda sering terlihat bermalas-malasan sambil menekuk tubuh mereka secara ekstrem.

Rupanya, kemampuan atau fleksibilitas yang dimiliki panda itulah yang membuat panda terlihat imut dan menggemaskan, meskipun pada dasarnya mereka hewan buas. Jadi, jika melihat ada panda yang jungkir balik berkali-kali tanpa cedera, kamu tidak perlu heran. Pasalnya, panda memang merupakan salah satu mamalia lentur di dunia.

2. Rakun

Jarang Keseleo, Ini 6 Spesies Hewan Mamalia dengan Tubuh LenturnyaUnsplash/Alex Makarov

Rakun juga tidak mau kalah dalam hal kelenturan tubuh. Seperti dicatat dalam laman Patch, rakun di alam liar merupakan hewan oportunis. Mereka akan memakan apa saja, termasuk ular. Bayangkan saja, ular dengan kecepatannya tersebut masih kalah gesit dengan rakun.

Memang, secara umum biasanya hewan-hewan oportunistik di alam liar memiliki kelebihan yang tidak ada pada hewan-hewan lainnya. Dalam hal ini, rakun, luwak, mongoose, dan juga sigung merupakan kelompok mamalia dengan kelenturan bagian tubuh yang luar biasa dan tidak bisa ditiru oleh mamalia lainnya.

3. Beruang kutub

Jarang Keseleo, Ini 6 Spesies Hewan Mamalia dengan Tubuh LenturnyaUnsplash/Hans Jurgen Mager

Mungkin beruang kutub tidak memiliki fleksibilitas tubuh sebaik panda. Namun, tetap saja mamalia yang masuk dalam genus Ursus ini memiliki bagian tubuh yang fleksibel di antara mamalia besar lainnya. Melansir Alaska Kids, beruang kutub merupakan mamalia berbobot dengan tubuh yang fleksibel dan dapat membantu mereka dalam berburu.

Dengan kemampuan ini, meskipun beratnya mencapai setengah ton, beruang kutub masih bisa bergerak dengan leluasa terutama dalam berburu. Satu lagi, beruang kutub adalah mamalia yang jago dalam berenang. Mereka sangat lentur dalam menyelam dengan bantuan tungkai belakangnya sebagai alat kemudi.

Baca Juga: Kenali 8 Fakta Hewan Krepuskular, Aktif di Waktu Fajar dan Senja Saja

4. Jerapah

Jarang Keseleo, Ini 6 Spesies Hewan Mamalia dengan Tubuh LenturnyaPexels/Pixabay

Tidak semua anggota tubuh jerapah bersifat fleksibel. Hanya bagian lehernya saja yang dianggap lentur karena memiliki tujuh tulang leher yang ukuran panjangnya mencapai 25,4 cm per satu ruas tulang, dicatat dalam San Diego Zoo. Jadi secara keseluruhan, panjang leher jerapah mampu mencapai 1,8 meter.

Namun, meskipun dianggap lentur, nyatanya leher jerapah bisa mengalami cedera, terutama pada saat pertarungan dengan sesama jerapah. Tahukah kamu mengapa jerapah berleher panjang? Ternyata, secara evolusi, leher jerapah bukan untuk meraih makanan di atas pohon, lho.

Ya, leher jerapah yang panjang dan lentur berguna untuk melangsungkan keturunan mereka. Biasanya, di musim kawin, sesama jerapah jantan akan bersaing dengan cara bertarung menggunakan leher mereka. Nah, dalam hal ini, hanya jerapah jantan dengan leher panjang dan lentur sajalah yang bisa meneruskan keturunannya.

Proses seleksi alam yang demikian dinamakan survival of the fittest, di mana bukan yang terkuatlah yang menang, melainkan yang benar-benar fit yang akan selamat di alam liar. Sedangkan, untuk proses pengambilan sumber makanan mereka di tempat tinggi, merupakan dampak sampingan dari proses evolusi itu sendiri.

5. Kucing

Jarang Keseleo, Ini 6 Spesies Hewan Mamalia dengan Tubuh LenturnyaPexels/Anel Rossouw

Tentu saja kucing wajib dimasukkan dalam daftar kali ini. Faktanya, kucing memang memiliki kelenturan tubuh di atas rata-rata. Menurut studi ilmiah yang ditulis dalam laman Cornell Center for Materials Research, dalam beberapa bagian kerangka atau tulang pada kucing, terdapat bantalan-bantalan yang bersifat elastis dan fleksibel.

Bahkan, ada banyak kucing yang bisa terlihat seolah layaknya benda cair. Mereka bisa masuk ke vas bunga, lemari pakaian, hingga mangkuk dan membentuk tubuhnya seefisien mungkin tanpa membuat mereka cedera. Menurut ilmuwan dan ahli satwa, kucing memiliki struktur dan bentuk tulang selangka yang berbeda dengan mamalia lainnya.

Nah, bagian-bagian tulang tadi juga dikombinasikan dengan otot yang sangat amat lentur. Jika kepala kucing bisa masuk ke dalam suatu celah, maka biasanya tubuhnya yang lain juga bisa masuk ke celah tersebut. Hal ini sangat berguna supaya kucing mampu bergerak bebas pada saat berburu mangsa di tempat-tempat sempit dan tinggi.

6. Citah

Jarang Keseleo, Ini 6 Spesies Hewan Mamalia dengan Tubuh LenturnyaPexels/Magda Ehlers

Citah atau cheetah adalah mamalia dengan kemampuan berlari tercepat di darat. Seekor citah dewasa yang sehat mampu berlari dengan kecepatan 130 km per jam, sebuah kecepatan darat yang hanya bisa ditandingi oleh kendaraan bermotor. Nah, salah satu rahasia mengapa citah bisa begitu gesit adalah kemampuan tubuhnya yang sangat fleksibel.

Ask Nature dalam lamannya menjelaskan bahwa dengan tulang belakangnya yang sangat lentur, seekor citah mampu mengontrol kecepatannya pada saat sedang berburu. Mereka telah berevolusi untuk mamanjangkan tubuhnya dan membuat tulang belakang mereka lebih lentur dibandingkan keluarga kucing lainnya.

Dengan tubuh ramping yang aerodinamis, ditambah dengan fleksibilitas tulang belakangnya, citah sanggup mengejar rusa atau antelop dalam waktu singkat. Namun, biasanya citah hanya mampu berlari dengan kecepatan tinggi selama maksimal satu menit. Tentu saja kecepatan seperti itu akan menguras banyak energi dan membuat citah sangat kelelahan.

Kelenturan tubuh mereka diperlukan supaya mereka bisa menjadi penyintas di alam liar. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan di bidang fauna, ya!

Baca Juga: 7 Hewan Ini Berkerabat dengan Hewan yang Gak Disangka, Bisa Tebak?

Dahli Anggara Photo Verified Writer Dahli Anggara

Age quod agis...

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya