Comscore Tracker

8 Perilaku Ilmiah dari Hewan-hewan Ini Ternyata Dapat Menginspirasi

Apa saja, ya?

Dunia fauna adalah dunia yang luas dan dipenuhi oleh habitat yang dapat memberi banyak pelajaran berharga bagi manusia. Secara sains, perilaku mereka yang unik juga kadang dapat menginspirasi.

Ada banyak perilaku hewan di alam liar yang dapat dipelajari dan tentu saja juga menginspirasi manusia. Apa saja? Yuk, dibaca hingga tuntas.

1. Gajah merupakan hewan dengan empati yang paling mendalam

8 Perilaku Ilmiah dari Hewan-hewan Ini Ternyata Dapat Menginspirasiengoo.com

Apakah hewan memiliki empati? Sampai saat ini, sains tidak dapat menjawabnya secara gamblang. Empati merupakan perasaan yang kompleks karena melibatkan akal, perasaan iba, dan logika berpikir akan sebab akibat.

Namun, setidaknya, ada satu spesies yang dapat membuktikan bahwa empati itu benar-benar ada dalam dunia fauna. Seperti ditulis dalam National Gegraphic, gajah memiliki empati atau tingkat kepedulian yang mirip dengan manusia.

Akibat perburuan liar yang banyak terjadi di Afrika dan Asia, populasi gajah di dunia turun drastis. Populasi gajah liar di alam Afrika diperkirakan hanya mencapai 500 ribu ekor, sedangkan gajah Asia hanya berkisar 32 ribu ekor.

Gajah akan merasa sedih secara berkelompok jika ada anggotanya yang mati. Hal ini dapat mengajarkan kita bahwa jika hewan saja bisa merasakan empati, mengapa manusia tidak bisa? Gajah juga terkenal sebagai satwa yang sangat melindungi anak-anaknya. Mereka akan mengorbankan nyawa demi kelangsungan hidup anak-anaknya.

2. Harimau adalah hewan soliter yang tangguh

8 Perilaku Ilmiah dari Hewan-hewan Ini Ternyata Dapat Menginspirasiworldwildlife.org

Seperti dicatat dalam Live Science, harimau adalah famili kucing terbesar yang ada di alam liar. Harimau juga merupakan hewan soliter atau penyendiri. Untuk menjadi hewan penyendiri di alam liar dibutuhkan kekuatan dan kecerdikan di atas rata-rata.

Kekuatan dan kecerdikan harimau sebagai hewan soliter dapat mengajarkan kita tentang pentingnya hidup mandiri. Ya, tidak selamanya manusia mendapatkan bantuan atau pertolongan dari manusia lainnya, ada kalanya ia harus benar-benar mandiri dalam menghadapi hidup.

Harimau menghabiskan sebagian besar waktunya secara mandiri. Ia akan berkelana sendirian ke tempat-tempat yang terkadang penuh bahaya. Sejak bayi, harimau sudah berhadapan dengan ganasnya alam. Dari seluruh jumlah anak-anak harimau yang dilahirkan, hampir separuhnya tidak dapat bertahan di alam liar.

3. Buaya yang terkenal ganas ternyata sangat penyayang terhadap anak-anaknya

8 Perilaku Ilmiah dari Hewan-hewan Ini Ternyata Dapat Menginspirasilivescience.com

Buaya adalah spesies penyintas di alam liar sejak zaman purba. Saat dinosaurus dan reptil besar lainnya punah, buaya dan aligator justru menjadi predator puncak yang dapat selamat dari kejamnya seleksi alam.

Hewan yang satu ini juga terkenal buas dan ganas, bahkan sering dikabarkan menyerang dan memangsa manusia. Namun, ternyata buaya juga merupakan hewan yang memiliki perasaan sensitif terhadap anak-anaknya.

National Geographic dalam lamannya menjelaskan bahwa anak-anak buaya dapat berkomunikasi dengan intens kepada induk mereka. Induk mereka pun akan merespons panggilan lembut tersebut.

Anak buaya akan segera mencari tempat aman, yakni di dalam mulut induk mereka. Induk mereka akan merawat anak-anaknya hingga beberapa waktu di mana anak-anaknya sudah dianggap mampu untuk mandiri.

4. Bayi-bayi penyu yang sudah harus berhadapan dengan ganasnya alam liar

8 Perilaku Ilmiah dari Hewan-hewan Ini Ternyata Dapat Menginspirasitechrepublic.com

Jika ada bayi yang sudah harus berhadapan dengan ganasnya alam dan predator, penyu adalah salah satunya. Sejak mereka keluar dari telur-telurnya, mereka harus segera secepat mungkin menuju lautan dan itu adalah persoalan hidup dan mati bagi mereka.

Science Daily dalam lamannya juga mengulas tentang kehidupan penyu-penyu muda yang harus berkelana dan bermigrasi ke tempat-tempat yang sangat jauh. Selama bertahun-tahun, mereka akan pindah dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Bahkan, mereka dapat menempuh jarak puluhan ribu kilometer dalam bermigrasi. Itu sebabnya, penyu bukanlah spesies yang setia dengan tempat asalnya. Anak-anak penyu dapat menyadarkan kita bahwa kehidupan itu memang penuh rintangan, namun bagaimana pun tetap harus dijalani.

Baca Juga: 5 Hewan Unik Ini Hidup di Sungai Nil, Mana yang Paling Menakutkan?

5. Lumba-lumba merupakan spesies ekolokasi yang gemar menolong makhluk hidup lainnya

8 Perilaku Ilmiah dari Hewan-hewan Ini Ternyata Dapat MenginspirasiUnsplash/Damian Patkowski

Sudah jamak diketahui oleh semua orang bahwa lumba-lumba merupakan spesies yang suka menolong dan membantu makhluk hidup lainnya, bahkan kepada manusia. Lumba-lumba merupakan salah satu spesies ekolokasi, yakni spesies yang mampu mengenali lingkungannya melalui gelombang suara.

Lumba-lumba melakukan hal-hal yang terkadang tidak dapat dilakukan oleh hewan lainnya. Hal ini ternyata berkorelasi dengan kecerdasan mereka, seperti dicatat dalam ScienceMag. Menurut penelitian dan studi yang dilakukan oleh ilmuwan dan ahli satwa, lumba-lumba dapat dikatakan sebagai spesies yang sangat cerdas, jauh di atas hewan lainnya.

Kecerdasan inilah yang juga membuat lumba-lumba dapat berperilaku secara kompleks dalam kelompok sosial mereka. Salah satu perilaku mereka yang dapat menginspirasi kita adalah bagaimana mereka suka menolong dan membantu makhluk hidup lainnya.

6. King cobra adalah spesies berbahaya yang tidak suka terlibat masalah

8 Perilaku Ilmiah dari Hewan-hewan Ini Ternyata Dapat Menginspirasibritannica.com

King cobra atau raja kobra merupakan spesies ular berbisa terbesar di dunia. Bisanya sangat mematikan karena akan menyerang sel saraf dan menyebabkan kematian akibat gagal napas.

Seperti ditulis dalam About Animals, raja kobra memiliki habitat yang tersebar di Asia Tenggara dan sangat menyukai area semak, pohon bambu, dan pinggiran aliran sungai atau danau.

Meskipun berbahaya dan mematikan, ular ini sangat tidak suka dengan manusia dan keramaian. Ular berbisa ini akan sejauh mungkin menghindar dari masalah dan akan bertahan dengan bisa mematikannya saat ia terdesak.

Perilaku yang tak suka memamerkan kehebatan inilah yang dapat dijadikan inspirasi. Meskipun memiliki kemampuan yang sangat mematikan, toh nyatanya raja kobra hanya akan menunjukkan kehebatannya pada saat ia terdesak dan terganggu.

7. Serigala sebagai spesies hewan cerdas yang memiliki prinsip kuat di alam liar

8 Perilaku Ilmiah dari Hewan-hewan Ini Ternyata Dapat Menginspirasiwhitewolfpack.com

Buas, liar, setia dengan pasangan, dan tidak dapat ditaklukkan, mungkin hal-hal ini yang melekat pada kawanan serigala di alam liar. Rupanya, ada benarnya juga pepatah lama yang menyatakan bahwa meskipun tidak sekuat harimau atau singa, faktanya serigala tidak ada di dunia sirkus.

Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Ya, di alam liar, serigala hanya akan patuh pada pack leader mereka yang berstatus sebagai alfa. Untuk menjadi alfa, seekor serigala harus memiliki karisma dan dominasi yang kuat di mata anggota kelompok sosialnya.

Nature dalam lamannya mencatat bahwa serigala memiliki prinsip yang kuat di alam liar. Mereka adalah pemimpin bagi dirinya sendiri dan juga bagi serigala-serigala lainnya. Berbeda dengan anjing yang statusnya dianggap sebagai follower, serigala lebih condong dianggap sebagai leader.

8. Elang dengan perilakunya di alam liar menjadi contoh bagaimana seharusnya predator itu bertahan hidup

8 Perilaku Ilmiah dari Hewan-hewan Ini Ternyata Dapat Menginspirasibritannica.com

Mengapa elang dianggap sebagai predator puncak yang tangguh? Itu karena perilaku elang yang memang mencerminkan kemampuannya sebagai penyintas di alam liar. Bisa dikatakan bahwa perilaku elang sedikit menyimpang jika dibandingkan dengan burung-burung lainnya.

Saat kebanyakan burung menghindari badai, elang justru akan menerjang badai demi sebuah tujuan. Laman American Eagle Foundation menerangkan bahwa elang lebih suka berburu dan bertindak secara mandiri. Mereka akan merawat anak-anaknya hingga anak-anaknya dianggap mampu untuk mandiri.

Elang juga merupakan hewan monogami yang akan membangun sarangnya di atas tebing yang sangat tinggi. Dalam kurun waktu tertentu, induk elang akan melemparkan anak-anaknya dari sarang supaya mereka dapat terbang dengan baik.

Itulah delapan perilaku hewan di alam liar yang dapat menginspirasi. Perilaku dan cara mereka dalam bertahan hidup ternyata melibatkan hal-hal yang kompleks. Semoga artikel ini dapat memperkaya pengetahuan kamu di bidang fauna, ya!

Baca Juga: Berukuran Mungil, 5 Hewan Ini Bisa Sebabkan Rasa Sakit yang Hebat

Dahli Anggara Photo Verified Writer Dahli Anggara

Age quod agis...

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya