Pernahkah membayangkan jika rumah yang kita tinggali memiliki pendingin ruangan yang hanya berfungsi di satu sisi saja? Di satu ruangan terasa panas, tapi di sisi lain suhu terus merosot tajam. Fenomena ganjil inilah yang sedang didalami oleh para ilmuwan, di mana mereka menemukan dampak sisi bumi dingin lebih cepat yang terjadi di bawah Samudra Pasifik. Ketidakseimbangan ini bukan sekadar anomali cuaca, melainkan tanda adanya perubahan besar pada jantung mekanis planet kita, lho.
Guys, ternyata struktur Bumi tak seimbang dalam melepaskan panas energinya ke ruang angkasa. Kerak samudra di wilayah Pasifik jauh lebih tipis dibandingkan kerak benua yang tebal, sehingga panas dari inti Bumi "bocor" lebih mudah di sana. Fenomena ini ibarat sebuah wadah panas yang salah satu sisinya terbuat dari material tipis, sehingga energinya terkuras lebih cepat di titik tersebut. Ketimpangan ini menjadi perhatian serius karena sangat memengaruhi kestabilan geologis yang selama ini melindungi kehidupan manusia. Apa saja dampak sisi bumi dingin lebih cepat?
