Raja Ampat dikenal sebagai surga laut dengan keindahan kelas dunia yang terletak di ujung timur Indonesia. Kekayaan biota laut, gugusan pulau karst, dan kejernihan airnya menjadikan kawasan ini incaran wisatawan lokal hingga mancanegara. Bukan hanya soal pemandangan, wilayah ini juga menyimpan keanekaragaman hayati yang begitu tinggi, menjadikannya bagian dari global geopark UNESCO.
Dengan status istimewa itu, Raja Ampat semestinya dijaga, bukan dieksploitasi oleh pihak-pihak tertentu demi kelancaran bisnis mereka. Namun, belakangan, isu tambang nikel mulai muncul di sekitar wilayah ini. Kekhawatiran pun bermunculan dari berbagai pihak, mengingat tambang dapat mengancam ekosistem yang selama ini menjadi kekuatan utama sektor pariwisata. Berikut penjelasan dari berbagai sudut pandang terkait dampak tambang nikel terhadap pariwisata di Raja Ampat.