Comscore Tracker

5 Fakta Unik Walabi, Kanguru Imut Satwa Indonesia Timur

Banyak ditemukan di Papua dan Australia

Siapa sih yang gak tahu kanguru? Hewan endemik Australia ini punya karakter yang menggemaskan, seperti mempunyai kantung dan suka meloncat-loncat. Tak heran jika kemudian fauna ini jadi sangat mendunia. Nah, Indonesia juga punya satwa marsupialia alias berkantung yang berperawakan mirip dengan kanguru.

Nama fauna tersebut adalah walabi. Di Indonesia walabi banyak terdapat di Papua, walabi ini memiliki ciri fisik yang mirip dengan kanguru tetapi dengan ukuran tubuh yang lebih kecil. Selain itu, fauna yang banyak ditemukan di Australia dan Indonesia ini memiliki beberapa fakta yang menarik untuk dibahas lho. Apa sajakah itu? Langsung aja simak ulasan di bawah ini.

1. Walabi masih memiliki hubungan kerabat dengan kanguru

5 Fakta Unik Walabi, Kanguru Imut Satwa Indonesia Timurpixabay.com/shutterstock

Walabi ternyata memiliki kekerabatan dengan kanguru, hewan berkantung endemik Australia. Bedanya, walabi memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil. Selain itu, bentuk fisik walabi juga lebih gendut dan agak membungkuk, sedangkan kanguru memiliki ciri fisik yang tinggi, ramping, dan lebih tegak. Walabi biasa ditemukan di daerah semak-semak dan padang rumput di Papua, karena di sana terdapat banyak sumber makanan walabi, yaitu daun muda dan rumput. Walabi juga termasuk dalam golongan hewan yang suka hidup secara berkelompok.

2. Sama seperti kanguru, walabi juga suka menggendong anaknya di dalam kantung

5 Fakta Unik Walabi, Kanguru Imut Satwa Indonesia Timurgeek.com

Walabi termasuk dalam hewan yang memiliki kantung atau marsupial. Sewaktu dilahirkan, bayi walabi memiliki ukuran yang sangat kecil dan lemah. Karena itu, sesaat setelah dilahirkan bayi walabi akan langsung masuk ke dalam kantung sang induk. Di dalam kantung ini bayi walabi akan menyusu dan tidur. Setelah cukup besar, anak walabi akan keluar dan bermain di dekat induknya, sesekali mereka kembali masuk ke dalam kantung ketika merasa takut atau berada dalam bahaya.

3. Banyak diburu untuk dimakan dan dijual

5 Fakta Unik Walabi, Kanguru Imut Satwa Indonesia Timurthedailynews.cc

Sudah sejak bertahun-tahun suku Marind menjadikan walabi sebagai santapan sehari-hari. Hingga saat ini, walabi juga masih terus diburu lantaran banyaknya permintaan dari luar. Kalau perburuan ini terus dilakukan, maka bukan tidak mungkin jika suatu saat hewan lucu asal Papua ini akan punah.

Baca Juga: Selain Koala dan Kanguru, Ini 7 Satwa Gemas Khas Australia Lainnya

4. Penyebaran walabi dari Australia hingga Papua

5 Fakta Unik Walabi, Kanguru Imut Satwa Indonesia Timurwildlifehabitat.com.au

Selain ditemukan di Papua, walabi juga banyak ditemukan di Australia. Hal ini kemudian membuat para ahli meyakini bahwa sebenarnya walabi merupakan hewan asli Australia. Penyebaran walabi ke Papua terjadi 14.000-17.000 tahun yang lalu ketika daratan Australia dan Papua masih menyatu.

Pada masa itu, di daerah tersebut terdapat hamparan padang rumput yang sangat luas, yang merupakan habitat walabi. Hamparan padang rumput ini memungkinkan terjadinya penyebaran walabi dari dataran Australia ke Papua. Sementara itu, sejumlah ahli juga meyakini bahwa walabi sengaja dibawa dari Australia ke Papua untuk dipelihara hingga akhirnya berkembang biak di alam bebas.

5. Walabi memiliki kaki dan ekor kuat yang sangat penting untuk keberlangsungan hidupnya

5 Fakta Unik Walabi, Kanguru Imut Satwa Indonesia Timurstorytrender.com

Walabi memiliki sepasang kaki belakang yang besar dan kuat. Kedua kaki belakang ini memungkinkan walabi untuk dapat menendang musuh dengan keras dan juga berjalan. Sedangkan kaki depan walabi yang berukuran lebih kecil dan pendek ini berfungsi untuk mengambil makanan, membersihkan wajah, menggaruk, hingga berkelahi. Serta ekor walabi yang besar dan panjang berfungsi untuk mengatur keseimbangan saat walabi sedang berdiri dan berjalan.

Gimana? Setelah mengetahui fakta di atas rasanya jadi pengen lihat walabi secara langsung kan?

Baca Juga: Bekantan: Monyet Unik Hidung Besar Satwa Endemik Kalimantan

Eka Photo Community Writer Eka

Belajar hidup

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Siantita Novaya

Just For You