Burung hantu kecil (commons.wikimedia.org/Artur Mikołajewski)
Mengutip Barnowltrust, burung hantu kecil adalah spesies yang bersarang di tebing batu, lubang kelinci, tumpukan jerami, lubang pohon dan gedung. Ini terkait dengan kehidupan perkawinannya.
Periode pacaran dimulai ketika pejantan mempertahankan wilayahnya. Tujuan mempertahankan wilayah untuk melawan pejantan lain dan menarik pasangannya. Ketika jantan dan betina berinteraksi, kisah cinta dimulai dengan terbang berpasangan dan duduk di pohon yang sama.
Setelah kawin, betina akan mengalami masa inkubasi hingga 35 hari. Setelah anak lahir, ukuran anak-anak burung hantu mencapai 12 g. Betina akan tinggal bersama anaknya selama 16 hari.
Anak-anak akan mulai mandiri dengan menangkap mangsanya sendiri pada hari ke 28 sejak lahir. Burung hantu kecil mempunyai rentang hidup terpanjang di alam liar yakni 15 tahun dan rata-rata usianya adalah 4 tahun.
Total populasi global burung hantu kecil kisaran adalah 9 juta sehingga jelas masih berlimpah. Saat ini, IUCN mengklasifikasikan burung hantu kecil sebagai resiko rendah.
Di mana habitat asli burung hantu kecil? | Mereka tersebar luas di Eropa, Asia, Afrika Utara, Semenanjung Iberia, dan Laut Merah. Mereka dapat hidup di berbagai tempat seperti rongga pohon, celah batu, gedung buatan manusia, hingga gurun dan sabana. |
Kapan waktu paling aktif bagi burung hantu kecil? | Mereka paling aktif pada fajar dan senja. Namun, pada tengah hari, mereka sering terlihat berjemur di bawah sinar matahari di tempat terbuka. |
Bagaimana cara burung hantu kecil berkomunikasi? | Mereka memiliki sekitar 40 jenis panggilan yang berbeda untuk menarik pasangan, mempertahankan wilayah, atau memberi tanda bahaya. Suara jantan biasanya lebih keras, sedangkan betina lebih tinggi nadanya. |