5 Fakta Burung Hantu Salju, Predator Ulung yang Hidup di Arktik

- Burung hantu salju adalah salah satu dari sedikit spesies burung hantu yang hidupnya diurnal, berburu dan bertahan hidup di siang hari.
- Bulu putih tebal membantu menjaga suhu stabil dari dinginnya wilayah Arktik, membuat mereka sulit ditemukan oleh predator lain.
- Burung hantu salju merupakan predator senyap dalam berburu, dapat terbang dengan tenang tanpa suara untuk mendekati mangsanya.
Wilayah Arktik adalah tempat di mana hewan-hewan memiliki daya tahan tubuh dan kemampuan hidup yang lebih ekstra. Tidak ada kata lemah untuk bisa hidup di tempat ekstrem ini. Semuanya saling memangsa dan dimangsa setiap harinya untuk memperpanjang hidup mereka. Salah satu hewan yang hidup di wilayah ini adalah burung hantu salju (Bubo scandiacus) yang tersebar di wilayah Arktik, termasuk Kanada, Greenland, dan Alaska. Spesies ini memiliki bulu putih tebal dan mata kuning yang tajam.
Untuk mengetahui lebih jauh burung hantu ini, yuk kita kenalan dengan burung hantu salju. Penasaran kan ada apa saja? Yuk simak selengkapnya berikut ini.
1. Spesies Burung Hantu Diurnal

Burung hantu salju adalah salah satu dari sedikit spesies burung hantu yang hidupnya diurnal, yaitu berburu dan bertahan hidup di waktu siang hari. Hal ini sebenarnya adalah karena sebuah paksaan di lingkungan mereka. Di wilayah Arktik pada musim panas, matahari akan selalu ada tanpa terbenam yang membuat burung hantu salju harus mencari makanan di siang hari untuk bisa bertahan hidup.
Meski begitu, naluri burung hantu salju berburu di situasi yang gelap tidak hilang. Mereka tetap bisa berburu dengan lihai di situasi yang minim cahaya.
2. Memiliki Bulu Putih yang Tebal

Seperti sedikit yang dibahas sebelumnya, bulu burung hantu salju berwarna putih yang tebal. Bulu ini sangat membantu mereka untuk menjaga suhu stabil dari dinginnya wilayah Arktik. Ini juga yang menjadi alasan kuat mengapa burung hantu salju dapat bertahan hidup di cuaca dingin ekstrem karena struktur bulu mereka sudah dirancang untuk hidup di wilayah ini.
Selain itu, warna bulunya ini sangat mirip dengan salju dan es. Nah, ini juga bisa membuat mereka dapat berbaur dengan mudah dengan salju dan es, membuat mereka susah ditemukan oleh predator lainnya.
3. Terbang dengan Tenang

Seperti kebanyakan burung hantu lainnya, burung hantu salju merupakan predator senyap dalam berburu. Mereka dapat terbang dengan sangat tenang tanpa suara untuk membuat mangsanya terkejut dan tidak tahu keberadaan burung hantu salju ini. Mereka dapat mendekati mangsanya dengan mudah tanpa takut ketahuan keberadaannya.
Kemampuannya ini bisa juga sebagai alat pertahanan diri. Jika merasa terancam, burung hantu salju dapat terbang tenang untuk melarikan diri dari predator.
4. Memiliki Kemampuan Mendengar Suara Lemah

Burung hantu salju memiliki kemampuan mendengar suara yang lemah dari jarak yang cukup jauh. Dengan ini, mereka dapat menentukan arah terbang sesuai dengan suara mangsa meski terdengar cukup jauh dan lemah.
Pendengarannya ini juga bisa digunakan untuk mendengar suara ancaman predator yang mencoba mendekatinya. Dengan demikian, burung hantu salju dapat membuat gerakan lebih dulu sebelum predator menyerang mereka.
5. Dapat Hidup 10 Tahun di Alam Liar

Burung hantu salju merupakan spesies burung hantu yang termasuk dalam kategori memiliki umur panjang di alam liar. Cuaca ekstrem, predator buas dan ganas, makanan yang lebih sedikit tidak menjadi penghalang untuk membuat burung hantu salju memiliki umur yang panjang. Mereka juga adalah salah satu hewan tersukses yang ada di wilayah Arktik. Mereka memiliki umur sekitar 9-10 tahun ketika berada di alam liar
Berbeda hal jika burung hantu salju ini berada di wilayah penangkaran dan konservasi lembaga pemerintah, umur mereka jauh lebih panjang dibandingkan di alam liar. Mereka mungkin saja bisa hidup 15-25 tahun di penangkaran karena perawatan yang lebih rutin.
Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh burung hantu salju. Mulai dari salah satu dari sedikit spesies burung hantu yang hidup diurnal hingga memiliki umur hingga 10 tahun di alam liar, semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.



















