Kalau di media kita membaca kekuatan gempa bumi dalam hitungan magnitudo, itu sebenarnya bukan kekuatan gempa berdasarkan skala Richter. Sejumlah kekurangan yang disebutkan di atas memang membuat skala ini digantikan dengan ukuran baru yang lebih akurat. Namun, masih banyak media yang menyebut kekuatan gempa dalam skala Richter, padahal sebenarnya pengukuran yang digunakan jauh berbeda.
Saat ini, kita lebih banyak menggunakan ukuran magnitudo momen (Mw) untuk menghitung kekuatan dari gempa bumi. Hal ini karena magnitudo momen bisa diaplikasikan pada jarak yang luas dan kekuatan yang lebih besar. Dilansir Michigan Technological University, skala magnitudo momen akan menghitung total pelepasan momen gempa bumi. Momen di sini berarti hasil perpindahan dari patahan lempeng beserta gaya atau kekuatan yang diperlukan untuk memindahkan lempeng tersebut.
Perekaman skala magnitudo momen dilakukan di beberapa stasiun seismograf berbeda. Selain itu, skala ini mampu mengukur dengan lebih akurat gempa bumi berkekuatan lebih dari 8 magnitudo. Hal yang mirip antara skala Richter dengan skala magnitudo momen ialah penggunaan skala logaritma yang sama. Namun, skala magnitudo momen bisa mengukur kekuatan gempa hingga hasil yang negatif. Selain itu, skala ini pula yang mencatatkan angka 9,5 magnitudo pada gempa bumi di Valdivia, Chili.
Nama skala Richter memang masih sering kita baca atau dengar, tetapi sebenarnya perhitungan tersebut sudah tidak terlalu valid. Jika kamu mendengar berita gempa bumi yang menyebut kekuatan gempa tersebut dengan angka sekian magnitudo, sebenarnya ukuran kekuatan yang digunakan itu adalah magnitudo momen (Mw), bukan skala Richter (ML). Jadi, jangan sampai keliru lagi, ya!
Apa yang sebenarnya diukur oleh Skala Richter? | Skala Richter mengukur magnitudo atau besarnya energi yang dilepaskan di pusat gempa (hiposentrum). Pengukuran ini dilakukan dengan melihat amplitudo gelombang seismik yang dicatat oleh alat bernama seismograf. |
Apakah Skala Richter masih menjadi standar utama saat ini? | Meskipun istilah "Skala Richter" masih sering digunakan oleh media dan masyarakat awam, para ilmuwan modern kini lebih sering menggunakan Skala Magnitudo Momen (Mw). Skala Magnitudo Momen dianggap lebih akurat untuk mengukur gempa yang sangat besar (di atas 8 SR) dan gempa dengan jarak yang sangat jauh. |
Apa perbedaan antara Skala Richter dan Skala MMI? | Skala Richter: Mengukur kekuatan energi di pusat gempa (angka pasti berdasarkan alat).Skala MMI (Modified Mercalli Intensity): Mengukur tingkat kerusakan atau efek yang dirasakan manusia di lokasi tertentu (berdasarkan pengamatan visual). |