Greenland dikenal sebagai pulau terbesar di dunia yang didominasi lapisan es tebal dan berada jauh dari citra wilayah rawan bencana tektonik. Letaknya yang relatif jauh dari jalur Cincin Api Pasifik membuat banyak orang mengira wilayah ini sepenuhnya aman dari aktivitas gempa bumi. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Meski jarang terjadi dan jarang disorot media, Greenland ternyata pernah mengalami gempa bumi dalam beberapa catatan geologi modern.
Gempa bumi di Greenland memang tidak seintens di negara-negara yang berada di pertemuan lempeng tektonik aktif. Sebagian besar getarannya berkekuatan kecil hingga menengah dan sering kali tidak terasa oleh penduduk. Meski begitu, fenomena ini tetap menarik untuk dikaji karena melibatkan faktor unik, mulai dari pergerakan lempeng Eurasia dan Amerika Utara hingga dampak mencairnya lapisan es. Lantas, bagaimana sejarah gempa bumi di Greenland dan apa sebenarnya penyebabnya?
