Pernahkah kamu membayangkan bagaimana ribuan barel minyak dan gas alam bisa sampai ke berbagai belahan dunia setiap harinya? Di balik layar industri energi global, terdapat titik-titik krusial berupa jalur pelayaran sempit yang dikenal sebagai chokepoints. Jika salah satu jalur ini terhambat, dampaknya bisa langsung mengguncang ekonomi dunia, mulai dari lonjakan harga BBM hingga krisis pasokan energi di berbagai negara maju.
Meskipun Selat Hormuz sering kali menjadi pusat perhatian karena tensi geopolitiknya yang sangat tinggi, faktanya dunia masih bergantung pada beberapa urat nadi laut lainnya yang tak kalah penting. Dari celah sempit di Asia Tenggara hingga kanal buatan manusia di Timur Tengah, jalur-jalur ini menjadi saksi bisu lalu lintas kapal tanker raksasa yang membawa denyut nadi peradaban modern. Penasaran apa saja? Yuk, bedah secara saintifik tujuh jalur utama perdagangan energi dunia selain Selat Hormuz berikut ini!
