Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, sebelum era internet, televisi, dan bahkan bioskop, salah satu pertunjukan terbesar yang bisa disaksikan oleh masyarakat Amerika adalah sirkus keliling. Sirkus pertama kali dikembangkan sebagai pertunjukan berkuda oleh mantan pasukan kavaleri di Inggris pada akhir tahun 1700-an. Namun, seabad kemudian, sirkus menawarkan berbagai macam hiburan, mulai dari pemain sulap, badut, hingga hewan sirkus dan pelatihnya. Sirkus juga menyebar ke seluruh dunia, serta sangat populer di Eropa dan Amerika.
Segera setelah itu, hampir 100 kelompok sirkus aktif berkeliling AS, beberapa di antaranya memiliki pemain, kru, dan hewan yang berjumlah ratusan. Meskipun sirkus terkenal karena berkeliling dari satu negara bagian ke negara bagian lain dalam konvoi gerbong sirkus yang penuh sesak, pada akhir tahun 1800-an jaringan kereta api di seluruh Amerika sudah maju sehingga sirkus terbesar di negara itu pun bepergian ke tempat penonton dengan menaiki kereta api. Namun, masa-masa awal munculnya kereta api juga sangat berbahaya, karena terjadinya kecelakaan kereta api pertama pada tahun 1832.
Beberapa dekade kemudian, jalur kereta api melintasi AS dari pantai ke pantai tetapi masih minim pengawasan dalam hal keselamatan. Itu kenapa sering terjadinya kecelakaan yang merenggut nyawa ratusan orang setiap tahunnya. Nah, salah satu kecelakaan kereta api paling mematikan dalam sejarah Amerika ini terjadi kepada rombongan sirkus. Yap, Sirkus Hagenbeck-Wallace, yang pada tahun 1918 keretanya hancur dalam kecelakaan kereta api sirkus Hammond yang menewaskan 86 orang dan melukai 127 orang. Bagaimana penjelasan lengkapnya?
