Menjelang Ramadan, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama rutin menggelar pemantauan hilal di puluhan titik strategis untuk penentuan awal puasa. Proses ini merupakan perpaduan antara perhitungan astronomi (hisab) yang akurat serta observasi lapangan (rukyat) yang sah secara syariat.
Namun, dalam pelaksanaannya, tim di lapangan seringkali menghadapi tantangan yang membuat objek langit ini sulit ditemukan. Muncul pertanyaan di masyarakat mengenai fenomena ini, sebenarnya kenapa hilal kadang kelihatan kadang tidak? Yuk, simak penjelasan lengkap dari BMKG berikut!
