ilustrasi ikan sapu-sapu (unsplash.com/Vaibhav Pixels/
Ikan sapu-sapu juga dikenal sebagai spesies ikan yang berkembang biak dengan cepat. Dalam sekali reproduksi, ikan ini dapat menghasilkan puluhan hingga ratusan telur. Dilansir Pet Fish Online, jumlah telur yang dihasilkan bisa mencapai sekitar 20 hingga 500 butir, tergantung spesiesnya.
Telur-telur tersebut bahkan dapat menetas dalam waktu relatif singkat, yaitu sekitar 5 hingga 10 hari. Setelah menetas, anakan ikan akan tumbuh dan berkembang dalam waktu yang tidak terlalu lama. Dengan siklus reproduksi yang cepat, ikan sapu-sapu dapat kembali berkembang biak dalam hitungan bulan, sehingga populasinya sulit dikendalikan di alam liar.
Sebelum ramai disebut sebagai hama yang bisa merusak ekosistem sungai, ikan sapu-sapu dikenal sebagai pembersih akuarium. Namun, julukan tersebut ternyata juga keliru lantaran ikan ini tidak benar-benar membersihkan, melainkan tetap menghasilkan kotoran dan dapat mengganggu keseimbangan lingkungan. Setelah mengetahui fakta di atas, apakah kamu masih melihat ikan sapu-sapu sebagai solusi praktis untuk menjaga kebersihan akuarium?