Kita akan membahas periode yang berada di garis depan wacana geopolitik di Eropa. Waktu itu adalah pertengahan tahun 1850-an, zaman ketika perawat Florence Nightingale menyelamatkan nyawa para prajurit selama Perang Krimea. Ada pula Serangan Brigade Ringan yang merupakan serangan kavaleri Inggris yang gagal total dalam Perang Krimea.
Selain itu, Tsar Nicholas I dari Rusia dianggap sebagai pencetus frasa "orang sakit Eropa" untuk merujuk pada Kekaisaran Ottoman yang sedang mengalami kemunduran di era Revolusi Industri tersebut. Meskipun, seperti yang didokumentasikan dalam buku The Rise and Fall of the Ottoman Empire, Nicholas sebenarnya mengatakan, "Kita memiliki orang sakit di tangan kita, orang yang sangat sakit." Jadi, betapa mustahilnya kejatuhan kekaisaran yang perkasa itu.
Kekaisaran Turki yang dulunya perkasa ini berkuasa sekitar lima abad sebelumnya. Awalnya, Kesultanan Utsmaniyah menaklukan Eropa sehingga umat Kristen melancarkan Perang Salib melawan Muslim pada tahun 1336, 1396, dan 1440. Namun, umat Kristen gagal menghentikan kobaran semangat umat Islam.
Kesultanan Utsmaniyah juga menumbangkan Kekaisaran Bizantium dan mengalahkan Vlad the Impaler, yang kepalanya diawetkan dengan madu dan dikirim kepada Sultan Mehmed II sebagai trofi, yang menghiasi gerbang Konstantinopel yang ditaklukkan. Bagaimana mungkin Utsmaniyah yang dulunya tak terkalahkan ini runtuh sangat parah sebagai sebuah kekaisaran?
