Para ilmuwan memperkirakan bahwa tanpa debu yang memenuhi atmosfer, langit Mars kemungkinan akan tampak biru. Namun, warnanya mungkin tidak secerah Bumi karena atmosfer Mars tetap jauh lebih tipis. Gas utama di atmosfer Mars, terutama karbon dioksida, sebenarnya masih bisa menyebarkan cahaya. Hanya saja, efek tersebut kalah kuat dibanding pengaruh debu yang hampir selalu menyelimuti planet itu.
Kesimpulannya, langit Mars tidak berwarna biru karena atmosfernya sangat tipis dan dipenuhi debu halus besi oksida yang mengubah cara cahaya Matahari tersebar. Debu tersebut membuat cahaya biru tidak mendominasi seperti di Bumi, sehingga langit Mars lebih sering terlihat kuning kecokelatan, jingga pucat, atau kemerahan. Itulah yang membuat pemandangan langit di Mars tampak sangat berbeda dari langit biru yang kita lihat setiap hari di Bumi.
Referensi
Generation Mars. Diakses pada Mei 2026. The Color of the Sky
Illinois Science Council. Diakses pada Mei 2026. Blue Sky at Night, Martian’s Delight: The Atmosphere of Mars
NASA. Diakses pada Mei 2026. A Violet Martian Sky
Serious Science. Diakses pada Mei 2026. What Color Is the Sky on Mars?
Smore Science. Diakses pada Mei 2026. Why Is The Sky Blue On Earth But Butterscotch On Mars?
Times Knowledge. Diakses pada Mei 2026. What Colour Is The Martian Sky?
WebExhibits. Diakses pada Mei 2026. What about The Martian Sky?