Mendarat di permukaan air atau splashdown sudah jadi metode ikonik yang digunakan oleh NASA untuk memulangkan astronaut. Hal itu sudah dimulai sejak era Mercury hingga misi terakhir Artemis II. Teknik ini memanfaatkan parasut dan permukaan laut sebagai bagian dari proses pendaratan kapsul setelah kembali dari luar angkasa.
Sebenarnya kenapa NASA memilih Samudra Pasifik untuk splash down? Hal ini berkaitan dengan faktor keamanan, luas wilayah, hingga fleksibilitas saat proses kembali ke Bumi. Supaya lebih paham, yuk, simak penjelasan lengkapnya!
