Kamu tentu akrab dengan bunga bernama raflesia (rafflesia) atau puspa nusa, kan? Nama bunga dari genus Rafflesia ini begitu tersohor sampai-sampai hampir seluruh masyarakat Indonesia sudah akrab dengan mereka. Kita pasti lebih sering mendengar nama Rafflesia arnoldii atau padma raksasa yang berada di Pulau Sumatra dan Kalimantan karena spesies yang satu itu merupakan bunga endemik Indonesia. Namun, sebenarnya ada banyak spesies lain yang masuk dalam genus yang serupa, lho.
Kurang lebih ada sekitar 42 spesies bunga rafflesia berbeda yang tersebar di seluruh wilayah Asia Tenggara. Secara umum, penampilan rafflesia itu cenderung identik, yakni punya kelopak relatif besar dan lubang raksasa di tengah. Tak ketinggalan, warna merah dan pola-pola yang khas jadi ciri lain untuk mengidentifikasi spesies bunga yang satu ini.
Nah, kamu sadar, kan, kalau dari tadi rafflesia itu digolongkan sebagai bunga? Memang, dari bentuk, rafflesia jelas mirip seperti bunga. Akan tetapi, lokasi tempat tumbuhnya tumbuhan ini terbilang tidak biasa: tepat di atas permukaan tanah sehingga mirip seperti sebuah jamur. Mereka pun tidak memiliki akar, daun, dan batang/tangkai sejati. Lantas, kenapa rafflesia digolongkan sebagai tumbuhan bunga? Yuk, simak penjelasan beserta beberapa fakta menarik berikut ini!
