Comscore Tracker

Kejam, 6 Hewan ini Layak Mendapatkan Predikat Sebagai Ibu Terburuk

Bahkan ada yang tega memakan anaknya sendiri lho!

Ibu mana yang tidak menyayangi anak-anaknya? Jangankan manusia, bahkan seekor macan pun mencintai dan menyayangi anak-anaknya. Layaknya manusia, seekor induk hewan selalu merawat dan melindungi anaknya terutama dari predator pemangsa.

Sayangnya tidak semua induk hewan bersikap sama. Seperti yang dilansir dari mentalfloss.com, beberapa hewan tertentu justru bersikap sangat kejam kepada anak-anak yang dilahirkannya. Sekejam apa?

1. Elang hitam

Kejam, 6 Hewan ini Layak Mendapatkan Predikat Sebagai Ibu Terburukunsplash.com/Jack Seeds

Seorang ibu biasanya menjadi penengah bagi anak-anak yang bertengkar. Tapi, elang hitam tidak akan pernah melakukan hal semacam itu. Seekor induk elang akan membiarkan anak-anaknya berkelahi. Bahkan jika anak elang yang lebih kuat mematuk bayi elang yang lemah sampai mati, induk elang tidak akan melakukan apa pun untuk menengahi. Mereka membiarkan anak-anaknya mati dan hanya merawat yang terkuat.

2. Kelinci

Kejam, 6 Hewan ini Layak Mendapatkan Predikat Sebagai Ibu Terburukunsplash.com/Gavin Allanwood

Ketika akan melahirkan, induk kelinci akan segera membuat lubang sebagai sarang untuk bayi-bayinya. Setelah berhasil membawa bayinya ke dunia, ibu kelinci akan meninggalkan bayi tersebut begitu saja dan hanya kembali sesekali untuk menyusui.

Mereka tidak akan pernah menghabiskan waktu seharian untuk menjaga bayi. Karena penjagaan yang kurang, tidak jarang bayi-bayi kelinci ini berakhir jadi santapan bagi para predator atau lebih kejam lagi menjadi santapan bagi ibunya sendiri.

3. Panda

Kejam, 6 Hewan ini Layak Mendapatkan Predikat Sebagai Ibu Terburukunsplash.com/Chris Curry

Melihat penampilannya yang lucu, tidak akan ada yang menyangka jika panda bisa bersikap kejam pada anak-anaknya. Kebanyakan ibu panda melahirkan anak kembar, namun pada akhirnya hanya satu yang akan benar-benar hidup. Sama seperti induk elang, setelah melahirkan, ibu panda akan memilih satu anak terkuat untuk dirawat dan membiarkan bayi yang lemah mati kelaparan.

Baca Juga: Tak Patut Ditiru, Ini 7 Ayah yang Paling Kejam di Dunia Hewan

4. Hamster

Kejam, 6 Hewan ini Layak Mendapatkan Predikat Sebagai Ibu Terburukunsplash.com/Ricky Kharawala

Jika kamu berpikir panda sudah cukup kejam, maka kamu harus tahu kalau panda bukan apa-apa jika dibandingkan dengan hamster. Saat seekor hamster melahirkan, mereka bisa melahirkan banyak bayi.

Sayangnya kelahiran itu membuat sang induk kekurangan gizi. Untuk memulihkan tenaganya, tidak jarang ibu hamster akan memakan kembali bayi-bayinya dan hanya menyisakan beberapa untuk hidup.

5. Cuckoo

Kejam, 6 Hewan ini Layak Mendapatkan Predikat Sebagai Ibu Terburukscottishfield.co.uk

Induk hewan lain setidaknya akan merawat telur-telurnya sampai menetas. Tapi alih-alih menjaga telurnya aman, diam-diam ibu cuckoo meletakkan telurnya di sarang burung lain dan membuat induk burung lain menjaganya. Yang lebih parah, telur burung cuckoo biasanya akan menetas lebih dulu dan memaksa telur hewan lain yang baru menetas keluar dari sarang dan mati.

6. Anjing laut harpa

Kejam, 6 Hewan ini Layak Mendapatkan Predikat Sebagai Ibu Terburukrangerrick.org

Anjing laut harpa adalah induk yang baik, setidaknya selama 12 hari pertama. Selama beberapa hari, mereka akan merawat dan melindungi bayinya. Tapi setelah tenggat waktu 12 hari lewat, induk anjing laut harpa akan meninggalkan bayinya sendiri untuk bertahan hidup di hamparan es yang dingin. Tidak heran jika lebih dari setengah bayi anjing laut ini mati kelaparan atau lebih buruk lagi jadi makanan bagi hewan lain.

Pada dasarnya hewan juga memiliki rasa kasih sayang pada anak-anaknya, namun karena alam yang kejam membuat induk hewan ini terpaksa memilih satu yang terkuat. Tidak jarang bayi-bayi yang terabaikan ini harus bertahan mati-matian hanya untuk hidup.

Baca Juga: Gak Disangka, 5 Hewan Seram Ini Ternyata adalah Ibu yang Baik

Lia Photo Verified Writer Lia

instagram.com/sayalia

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Just For You