Comscore Tracker

6 Konsekuensi Punya Hewan Peliharaan, Masih Mau Rawat?

Jangan cuma suka pas lucu-lucunya

Hewan peliharaan dapat menjadi teman yang baik bagi manusia. Maka, hubungan kita dengannya harus didasari oleh kasih sayang. Bukan keegoisan atau kita memeliharanya cuma buat menyenangkan diri, tanpa peduli dengan kesejahteraannya.

Pemilik hewan peliharaan wajib bertanggung jawab atas kehidupannya. Meski merawat hewan merupakan sikap yang baik, pahami dulu konsekuensinya untuk mencegah binatang telantar di kemudian hari. Cek yuk, sesayang apa kita pada hewan peliharaan.

1. Siap dengan biaya pakan dan perawatan lainnya

6 Konsekuensi Punya Hewan Peliharaan, Masih Mau Rawat?ilustrasi memelihara binatang (pexels.com/Yuliya Strizhkina)

Pakan yang tidak tepat bukan hanya menurunkan nafsu makan hewan, melainkan juga dapat membahayakan kesehatan dan keselamatannya. Kita perlu mencari tahu harga makanannya lalu berhitung dengan cermat soal kemampuan diri. 

Kalau kita memang mampu, jangan tunda lagi untuk memeliharanya. Akan tetapi apabila masih dirasa berat, lebih baik nanti-nanti dulu. Ingat bahwa hewan ini akan lebih sejahtera dalam perawatan orang lain.

2. Tak leluasa bepergian lama, kecuali siap keluar biaya lebih untuk menitipkan binatang

6 Konsekuensi Punya Hewan Peliharaan, Masih Mau Rawat?ilustrasi memelihara hewan (pexels.com/Oleksandr Pidvalnyi)

Bila ada sejumlah anggota keluarga di rumah, kita tentu dapat mengatur jadwal bepergian. Agar rumah tak sampai kosong lama dan tidak ada orang yang merawat binatang peliharaan. Namun bila kita tinggal sendiri dan harus pergi beberapa hari, solusinya cuma membawanya ke tempat penitipan hewan.

Jangan cari murah terus dengan sembarang menitipkannya pada tetangga. Mending kalau tetangga kita sangat menyukai jenis binatang yang sama. Jika tidak, kita malah membebaninya dan membuatnya gak leluasa beraktivitas di luar rumah karena harus merawat hewan peliharaan kita.

Baca Juga: 7 Ciri-ciri Hewan Peliharaan yang Kesepian dan Cara Mengatasinya

3. Selamanya harus sayang, jangan bosan apalagi membuang hewan itu

6 Konsekuensi Punya Hewan Peliharaan, Masih Mau Rawat?ilustrasi memelihara binatang (pexels.com/Lauren Whitaker)

Ini sebabnya memelihara hewan harus didasari dengan kasih sayang yang besar. Hewan peliharaan merupakan makhluk hidup. Keberadaannya di tengah keluarga kita tak pantas dibalas dengan rasa bosan yang berujung penelantaran atau pembuangan.

Memangnya hewan itu sama dengan barang rusak? Buat kita yang punya sifat mudah bosan, jangan nekat memelihara hewan. Kasihan hewan yang telah bergantung pada kita, tapi kita dapat sewaktu-waktu membuangnya hanya karena bosan.

4. Memperlakukannya dengan baik, bukan sekadar dijadikan mainan saking lucunya

6 Konsekuensi Punya Hewan Peliharaan, Masih Mau Rawat?ilustrasi kucing (pexels.com/Cats Coming)

Salah satu alasan kita menyukai hewan memang karena kelucuannya. Akan tetapi, jangan samakan hewan dengan mainan, ya. Selucu apa pun, hewan merupakan makhluk hidup. Ia bisa merasa sakit atau tidak nyaman ketika terlalu sering disentuh manusia dan diangkat-angkat.

Walau kita telah lama memelihara hewan sejenis, kita tetap tak memahami sepenuhnya kebutuhannya. Boleh jadi ada saatnya kucing atau anjing ingin bersama teman-temannya saja atau tidur sendirian. Bukan kita pisahkan dari teman-temannya buat diajak bermain sepanjang waktu.

5. Sabar meski hewan kadang tidak menurut atau lagi 'nakal'

6 Konsekuensi Punya Hewan Peliharaan, Masih Mau Rawat?ilustrasi memelihara binatang (pexels.com/Gustavo Fring)

Hewan secerdas apa pun tidak akan sepenuhnya menuruti perintah kita. Bahkan terkadang ia melakukan hal-hal yang berkebalikan dari yang selalu kita ajarkan. Misalnya, soal di mana ia harus membuang kotoran.

Biasanya, hewan peliharaan sudah tertib dalam membuang kotoran. Namun suatu hari tahu-tahu ia melakukannya di sembarang tempat. Kesabaran sekaligus ketegasan kita diuji. Jangan sampai kita emosi dan menghukum binatang terlalu keras, misalnya menendangnya. 

6. Siap merawat hewan yang sakit baik ringan maupun berat

6 Konsekuensi Punya Hewan Peliharaan, Masih Mau Rawat?ilustrasi seekor kucing (pexels.com/Amir Ghoorchiani)

Apa yang akan kita lakukan bila hewan peliharaan yang lucu suatu hari pulang dalam keadaan terluka parah? Setelah dibawa ke dokter hewan dan ditangani, ternyata ia menjadi cacat seumur hidup. Masihkah kita menyayangi dan dengan senang hati merawatnya?

Begitu pula saat usianya makin tua dan ia menjadi sakit-sakitan. Selain biaya berobatnya yang mahal, waktu serta energi kita juga tersedot buat mengurusnya di rumah. Meski sekarang hewan peliharaan kita masih sehat dan lincah, kita tetap kudu siap dengan kemungkinan terburuknya suatu hari nanti.



Hanya karena kita lebih berkuasa daripada hewan yang dipelihara, tanpa sadar kita dapat memperlakukannya dengan kurang baik. Inilah yang wajib dihindari dengan terus mengingat bahwa kita dan hewan itu sama-sama makhluk hidup. Jangan semena-mena karena kita merasa menjadi tuannya.

Baca Juga: Ternyata Hewan Peliharaan Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Albin Sayyid Agnar

Berita Terkini Lainnya