Tidak ingin pasif, peserta pun ditantang untuk melakukan dua jenis eksperimen. Eksperimen pertama bernama 'paku magnet'. Peserta harus melilitkan kawat tembaga ke paku lalu disambungkan ke dua buah batu baterai. Apabila rangkaian tersebut dipasang dengan benar, paku akan menjadi magnet yang bisa menarik klip kertas berukuran kecil.
Sementara, eksperimen kedua bernama 'botol menghilang'. Peserta diberi dua gelas kaca bening, salah satu diisi air dan sisanya kosong. Tak hanya itu, ada pula botol bening berukuran kecil dan cairan gliserin. Tugas mereka adalah membuat botol kecil itu menghilang dari pandangan mata. Bagaimana caranya?
Pertama-tama, botol kecil harus diisi gliserin terlebih dahulu. Lalu, botol itu dimasukkan ke gelas kaca yang diisi dengan gliserin juga. Gliserin merupakan cairan kental, tidak berwarna (transparan) dan terasa manis. Bukan sulap, bukan sihir! Botol kecil pun bisa menghilang akibat indeks bias gliserin yang lebih besar dari air. Indeks bias yang lebih besar seolah-olah bisa menyamarkan keberadaan botol kecil tersebut.