10 Wilayah di Jakarta yang Paling Berpolusi per 21 September 2023

Biasanya adalah area industri dan daerah padat penduduk

Salah satu faktor yang berkontribusi meningkatkan polusi udara adalah gas buang kendaraan bermotor yang menggunakan energi fosil. Dan DKI Jakarta adalah provinsi dengan jumlah kendaraan bermotor terbanyak di Indonesia. Pada tahun 2022, jumlahnya adalah 26.370.535 unit, menurut Badan Pusat Statistik (BPS). Tidak disangka, lebih banyak dari jumlah penduduknya!

FYI, berikut ini 10 wilayah Jakarta yang paling berpolusi per Kamis (21/9/2023) pukul 09.00 WIB, mengacu pada IQAir.com. Wanna know more?

1. Mengenal tentang indeks kualitas udara terlebih dahulu

Indeks Kualitas Udara atau Air Quality Index (AQI) adalah metode pengukuran global untuk mengetahui bersih atau tidaknya udara di suatu lokasi. Berdasarkan skornya, AQI dibagi menjadi enam kategori, yaitu:

  • Baik: AQI 0-50. Partikulat halus (PM2.5) berkisar antara 0-12 μg/m³. Kualitas udara memuaskan dengan sedikit risiko bagi kesehatan.
  • Sedang: AQI 51-100. PM2.5 berkisar antara 12-35 μg/m³. Individu yang sensitif harus menghindari aktivitas di luar ruangan.
  • Tidak sehat untuk populasi sensitif: AQI 101-150. PM2.5 berkisar antara 35-55 μg/m³. Masyarakat umum dan individu yang sensitif berisiko mengalami iritasi dan gangguan pernapasan.
  • Tidak sehat: AQI 151-200. PM2.5 berkisar antara 55-150 μg/m³. Peningkatan kemungkinan efek samping pada jantung dan paru-paru pada masyarakat umum.
  • Sangat tidak sehat: AQI 201-300. PM2.5 berkisar antara 150-250 μg/m³. Masyarakat umum akan sangat terpengaruh. Kelompok sensitif harus membatasi aktivitas di luar ruangan.
  • Berbahaya: AQI di atas 300. PM2.5 di atas 250 μg/m³. Masyarakat umum berisiko tinggi mengalami iritasi yang kuat dan efek kesehatan yang merugikan. Semua orang harus menghindari aktivitas di luar ruangan.

2. Daftar daerah di Jakarta dengan kualitas udara terburuk

10 Wilayah di Jakarta yang Paling Berpolusi per 21 September 2023ilustrasi Ancol, Jakarta (wikimedia.org/Midori)

Setelah membaca penjelasan singkat tentang indeks kualitas udara, berikut ini 10 daerah di Jakarta dengan kualitas udara terburuk:

  1. Layar Permai PIK (AQI 165)
  2. Jimbaran 2 (AQI 162)
  3. Pasir Putih (AQI 161)
  4. Duitku PG, Kebon Jeruk (AQI 160)
  5. Jeruk Purut (AQI 160)
  6. Pantai Mutiara (AQI 160)
  7. Tangkas Sports Centre (AQI 160)
  8. Ancol (AQI 159)
  9. Gran Melia Jakarta (AQI 158)
  10. Regatta, Jl. Pantai Mutiara Regatta No. 1D (AQI 157)

3. Saat kualitas udara memburuk, lakukan ini untuk melindungi diri

American Lung Association memberikan beberapa tips sederhana untuk melindungi diri sendiri dan orang tersayang dari bahaya polusi udara, seperti:

  • Periksa prakiraan polusi udara harian di daerah kita. Misalnya dengan memantau www.iqair.com atau aplikasi Nafas sebelum keluar rumah.
  • Hindari berolahraga di luar ruangan saat AQI tinggi. Lebih baik, lakukan home workout.
  • Gunakan masker yang tepat jika akan keluar rumah. Yang paling direkomendasikan adalah masker N95 atau KN95.
  • Mengurangi pemakaian listrik.
  • Lebih baik berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi.
  • Tidak membakar sampah karena asapnya mengandung bahan kimia beracun.

Baca Juga: 10 Wilayah di Jakarta yang Paling Berpolusi per 20 September 2023

Topik:

  • Fatkhur Rozi

Berita Terkini Lainnya