Comscore Tracker

Miris! 5 Hewan Unik Ini Tercatat Alami Kepunahan Massal di Abad Ke-20

Pemburuan liar mempercepat kepunahan mereka...

Pada abad ke-20, beberapa hewan mengalami kepunahan hingga tidak ada lagi spesies yang hidup. Dilansir dari laman World Atlas, perubahan iklim dan ulah tangan manusia yang menghancurkan habitat mereka sehingga menyebabkan kepunahan massal. Perburuan liar yang merugikan selalu mengancam hewan-hewan langka.

Padahal, spesies hewan-hewan ini dianggap sebagai yang terbesar dan memiliki bentuk yang unik. Bahkan, mamalia terbesar pernah hidup di abad ini. Berikut beberapa hewan yang mengalami kepunahan yang harus kamu tahu. 

1. Singa barbary

Miris! 5 Hewan Unik Ini Tercatat Alami Kepunahan Massal di Abad Ke-20petworlds.net

Singa barbary merupakan spesies asli yang hidup di pegunungan Atlas, Afrika Utara. Singa ini dianggap sebagai salah satu spesies paling besar yang pernah ada. Bobot tubuhnya bisa mencapai 300 kg dengan panjang hingga 2 m. Ketangguhannya dimanfaatkan oleh kerajaan Romawi untuk melawan gladiator di Colosseum Romawi.

Pemburuan liar yang dilakukan manusia membuat populasinya menjadi berkurang. Selain itu, singa ini memiliki surai yang panjang membentang di atas bahu dan perut. Dilansir dari laman NCBI, singa barbary telah punah antara 1920 dan 1930. Namun, penampakan terakhir telah didokumentasikan di High Atlas pada 1942.

2. Beruang grizzly meksiko

Miris! 5 Hewan Unik Ini Tercatat Alami Kepunahan Massal di Abad Ke-20nmwild.org

Beruang grizzly meksiko merupakan salah satu mamalia terbesar yang hidup di Meksiko. Tubuhnya yang besar bisa mencapai 318 kg dengan panjang sampai 1,8 m. Keunikannya terlihat dari bulunya yang berwarna perak dan ada pula yang berwarna cokelat kemerahan. Sayangnya, beruang grizzly meksiko mengalami tindakan sadis.

Para petani merasa beruang ini dapat mengganggu pertanian., sehingga mereka memburunya dengan cara menembak, menjebak, hingga meracuninya. Pada 1960, populasi beruang ini tersisa hanya 30 ekor.

Meskipun hewan ini dilindungi, sulit untuk menghentikan pemburuan. Pada 1969, beruang grizzly meksiko dinyatakan punah. Selanjutnya, pada 1982, IUCN (The International Union for Conservation of Nature) merilis sebuah makalah yang menyatakan bahwa beruang grizzly meksiko telah punah.

Baca Juga: 5 Cara Manusia Mempercepat Kepunahan Hewan & Tumbuhan Langka

3. Katak emas

Miris! 5 Hewan Unik Ini Tercatat Alami Kepunahan Massal di Abad Ke-20frogblogmanchester.com

Katak emas merupakan hewan unik yang menempati wilayah cagar hutan awan Monteverde di Kosta Rika. Katak jantan memiliki warna oranye kekuningan, sedangkan katak betina berwarna merah, hijau, dan hitam. Pada 1964-1987, katak ini memiliki populasi hingga 1500.

Perubahan iklim, polusi udara, dan serangan jamur Chytridiomycosis membuat populasinya menurun. Akibat tidak bisa beradaptasi dengan kondisi tersebut, pada 1989 hewan ini dinyatakan punah dan populasinya tidak ada lagi. 

4. Ngengat levuana

Miris! 5 Hewan Unik Ini Tercatat Alami Kepunahan Massal di Abad Ke-20wikimedia.org

Ngengat levuana merupakan spesies yang hidup di wilayah Fiji. Bentuk uniknya terlihat dari warna biru keabu-abuan dengan perut kuning keemasan. Sayapnya yang lebar bisa mencapai lebih dari 1,3 cm.

Dilansir dari laman PaDIL, hewan ini dianggap mengancam kelangsungan hidup pohon kelapa di Fiji, sehingga masyarakat membasminya dengan program pengendalian hama yang memanfaatkan parasitoid lalat tachinid dari Malaya. Ngengat levuana pun terancam punah.

Banyak orang yang tidak setuju dengan program ini. Namun, sudah terlambat, pada 1994 ngengat levuana dinyatakan telah punah.

5. Merpati penumpang

Miris! 5 Hewan Unik Ini Tercatat Alami Kepunahan Massal di Abad Ke-20straitstimes.com

Merpati penumpang merupakan burung merpati yang menempati Amerika Utara. Bunyinya yang keras dan unik melegenda sehingga burung ini sangat khas pada masanya. Populasinya sangat banyak hingga mencapai 3-5 miliar. Masyarakat memburu burung ini untuk dijadikan santapan sehingga populasinya menurun drastis.

Setelah kedatangan orang Eropa, merpati ini dijadikan daging. Selain itu, penebangan pohon liar dan pemburuan liat menyebabkan hewan ini mati. Pada 1914, merpati penumpang dinyatakan punah. 

Kepunahan dari hewan-hewan unik ini disebabkan oleh faktor manusia dan alam. Untuk menghindari kepunahan hewan lain yang hidup di masa sekarang, baiknya kita harus menjaga lingkungan dan tidak melakukan pemburuan liar, ya.

Baca Juga: Lama Tak Terlihat, Ternyata 7 Burung Laut Ini Sudah Punah

Nurul Aulia Photo Verified Writer Nurul Aulia

Ketika dia sedang tidak menulis, kamu akan menemukan dia sedang sibuk rebahan.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya