Comscore Tracker

Fenomena Planet Sejajar Juni 2022 dan Cara Menyaksikannya

Bisa dilihat tanpa menggunakan teleskop

Masyarakat di seluruh dunia akan bisa menyaksikan fenomena planet sejajar. Saat peristiwa ini terjadi, Merkurius, Venus, Uranus, Mars, Jupiter, dan Saturnus akan berada dalam posisi sejajar. 

Fenomena langit ini diumumkan oleh Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Badan Riste dan Inovasi Nasional (BRIN) yang disebut dengan nama Parade Langit Subuh. Parade langit ini terjadi selama tiga periode, yaitu 4–15 Juni, 16–27 Juni, dan 28–30 Juni 2022. 

1. 24 Juni 2022

Fenomena Planet Sejajar Juni 2022 dan Cara Menyaksikannya

Dilansir Edukasi Sains Antariksa, peristiwa planet sejajar ini akan berlangsung kurang lebih selama 50 menit. Diperkirakan, fenomena ini akan terjadi pada waktu fajar sekitar pukul 4.30 waktu setempat. 

Pada tanggal 24 Juni, Bulan akan berada di tengah-tengah Mars dan Uranus, sehingga Jupiter-Mars-Bulan-Uranus-Venus memiliki jarak sudut yang hampir sama di setiap celah planetnya. 

Baca Juga: 10 Objek Unik di Mars, Beberapa di Antaranya Sangat Aneh

2. 25 Juni 2022

Fenomena Planet Sejajar Juni 2022 dan Cara Menyaksikannya

Hari berikutnya, (25/6/2022), planet Uranus akan mengalami okultasi oleh Bulan sebelum memasuki waktu subuh untuk daerah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, Kalimantan Timur dan Sulawesi (kecuali Sulawesi Utara).

Untuk okultasi pada waktu subuh, ini meliputi daerah Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Maluku. Untuk okultasi setelah waktu subuh, ini meliputi daerah Papua dan Papua Barat.

3. 26 dan 27 Juni 2022

Fenomena Planet Sejajar Juni 2022 dan Cara Menyaksikannya

Dua hari berikutnya (26 dan 27 Juni 2022), posisi Bulan akan membentuk konjugasi Kuartet dengan Venus, Merkurius dan Aldebaran (bintang utama di konstelasi Taurus).

Fenomena langit ini bisa kamu saksikan tanpa menggunakan alat optik, kecuali untuk Uranus. Hal ini karena kecerahannya lebih besar dari +4,7. Angka tersebut merupakan batas magnitudo visual maksimum bagi wilayah perkotaan. 

Karena itu, kamu membutuhkan teleskop kecil dengan lensa berdiameter 10–25 cm untuk bisa melihat Uranus saat fenomena ini terjadi. 

Fenomena planet sejajar ini bisa kamu saksikan jika cuaca cukup cerah dan bebas dari polusi cahaya. Untuk wilayah yang memiliki polusi cahaya yang nyaris tidak ada, Uranus bisa kamu saksikan tanpa menggunakan teleskop karena kecerahannya lebih kecil dari +6,5. Semoga kamu bisa menyaksikan Parade Langit Subuh sepanjang bulan Juni 2022 ini, ya. 

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Gerhana Bulan dan Matahari, Apa Saja?

Topic:

  • Nurulia
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya