Tarsius (commons.wikimedia/Sakurai)
Sebagai anggota famili Tarsiidae, tarsius merupakan kelompok primata kecil yang terdiri dari 13 spesies dengan habitat spesifik di Kepulauan Asia Tenggara, salah satunya Filipina. Secara taksonomi, primata ini berada di antara lemur dan monyet. Ukuran tubuhnya pun sangat mungil hanya 9-16 cm, tidak termasuk ekor yang panjangnya sekitar dua kali lipat.
Sekilas tarsius terlihat seperti lemur karena cenderung aktif di malam hari dan memiliki indra penciuman yang sangat baik. Sementara itu, tarsius tampak seperti monyet dan kera karena mereka memiliki hidung yang kering dan berbulu, bukan lembap dan botak seperti lemur.
Ciri khas paling mencolok terlihat pada sepasang matanya yang besar. Bahkan, ukuran satu bola mata tarsius lebih besar daripada volume otaknya sendiri. Otak kecil tarsius memiliki korteks visual yang sangat besar untuk memproses informasi dari mata besarnya.
Tubuh tarsius juga dilengkapi tulang pergelangan kaki yang sangat panjang, tubuh pendek dan kepala yang dapat diputar 180 derajat. Begitupun dengan wajahnya yang terlihat pendek, telinga besar dan berselaput yang hampir selalu bergerak. Bulunya tebal, halus, dan berwarna abu-abu hingga cokelat tua. Jika diamati, ekor tarisus bersisik di bagian bawah layaknya ekor tikus.