Paul James Lindsey (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)
Olahraga bela diri taichi ini memiliki gerakan yang cenderung lambat. Namun, jangan salah, di balik geraknya yang lambat itu memiliki manfaat yang sama dengan olahraga lari atau nge-gym.
Menurut pria yang biasa disapa Teguh ini, saat melakukan gerakan taichi dengan sungguh-sungguh dan menghayati, akan mampu mengolah aliran-aliran energi yang ada di tubuh untuk membakar kalori. "Coba saja melakukan taichi, dengan mengulang satu sesi gerakan sebanyak empat kali, dijamin akan mengeluarkan keringat," ungkap Teguh.
Lebih lanjut, Teguh mengatakan, selain membakar kalori, gerakan taichi mampu menyehatkan jantung. Dengan melakukan tacihi secara teratur, aliran darah akan menjadi lancar sehingga sangat baik untuk jantung maupun otak kita.
Seni bela diri taichi ini sering mendapat persepsi olahraga yang hanya cocok untuk orang tua atau lansia karena gerakannya yang lambat. Namun, sebenarnya taichi ini baik untuk segala umur.
"Dalam kegiatan yang sering kami lakukan, banyak dihadiri oleh peserta anak-anak. Menurut orang tua mereka, saat anaknya secara teratur melakukan taichi membuat konsenstrasinya, terutama saat belajar, menjadi lebih baik," ungkap Teguh yang juga sebagai pendiri Sasana Wushu Sinar Naga ini.