Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
kegiatan ADYTI Bali (dok. ADYTI Bali)
kegiatan ADYTI Bali (dok. ADYTI Bali)

ADYTI adalah singkatan dari Asosiasi Dong Yue Taichi Indonesia. Don Yue Taichi adalah salah satu aliran dalam olahraga taichi yang lebih memfokuskan pada motorik otak kanan. Saat seseorang berlatih Don Yue Taichi ini, orang yang tidak bisa menggunakan bagian tubuh kiri nantinya akan terlatih untuk menggerakkan bagian tubuh tersebut.

ADYTI secara resmi bernaung di bawah organisasi Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI). ADYTI memiliki anggota yang tersebar di seluruh Indonesia termasuk Bali.

1. Pengurus ADYTI Bali resmi dilantik untuk periode 2021—2025

pelantikan pengurus ADYTI Bali (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)

Pengurus ADYTI Bali telah resmi dilantik pada Sabtu(18/12/2021). Pelantikan ini berlangsung secara daring di mana dilantik oleh pengurus ADYTI Pusat dan disaksikan oleh perwakilan KORMI Bali.

RR Chandra Sisindiahyani terpilih sebagai Ketua Umum ADYTI Bali. Chandra, begitu ia biasa disapa, dibantu oleh pengurus lainnya, I Wayan Eka Suarnaya (wakil ketua), Ni Ketut Seriasih (sekretaris), Made Yuliana Dewi (bendahara), dan Teguh Hery Susantho (ketua bidang diklat).

2. Pengurus akan mengunjungi sasana-sasana taichi yang ada di daerah

kegiatan ADYTI Bali (dok. ADYTI Bali)

Menurut Chandra, saat ditemui usai pelantikan, Sabtu(18/12/2021), dirinya dan pengurus lainnya akan turun ke daerah-daerah untuk berkenalan dengan pengurus daerah maupun sasana-sasana yang ada di daerah. Hal ini beruguna agar pengurus provinsi bisa bersinergi bersama pengurus daerah untuk menyosialisaikan olahraga Dong Yue Taichi ini.

Selain itu, kunjungan ke daerah ini untuk memantau perkembangan atlet-atlet Dong Yue Taichi yang nantinya bisa dipersiapkan untuk beberapa pertandingan yang akan diadakan pada 2022. "Komunikasi yang baik ini kami perlukan agar Dong Yue Taichi ini bisa berkembang lebih baik lagi di Bali," ungkap Chandra.

3. Persiapan FORNAS VI 2021 yang akan diselenggarakan pada 2022

kegiatan ADYTI Bali (dok. ADYTI Bali)

Melalui induk organisasi KORMI, pada 2022 nanti, akan berlangsung kegiatan olahraga multievent Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VI 2021 di Palembang. ADYTI sebagai salah satu cabang olahraga yang bernaung di bawah KORMI akan turut serta dalam kegiatan tersebut.

Karena hal tersebut, ADYTI Bali sudah mulai untuk mempersiapkan keikutsertaannya di ajang FORNAS VI. "Sesuai arahan pengurus pusat tadi, ADYTI daerah diharapkan mengirimkan atletnya untuk berpartisipasi dalam FORNAS VI nanti. Ya, kami harus segera mempersiapkan baik untuk atlet maupun dana yang diperlukan," jelas sosok ibu yang fasih melakukan gerakan taichi ini.

4. Kegiatan yang dilakukan ADYTI Bali

kegiatan ADYTI Bali di Klungkung (dok. ADYTI Bali)

ADYTI Bali selama ini cukup aktif untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan terkait sosialisasi olahraga Dong Yue Taichi. Sebelum pandemik, ADITY Bali sering mengadakan kegiatan senam taichi yang dilakukan di tempat-tempat umum seperti mal atau lapangan umum.

"Kami bersama rekan-rekan penekun olahraga taichi sering mengadakan olahraga taichi bersama. Hal ini untuk menjalin rasa persaudaraan dan juga saling bertukar informasi terkait perkembangan olahraga taichi," ujar Teguh Hery Susantho yang juga sebagai pelatih taichi.

Karena memiliki gerakan yang hampir mirip dengan jenis taichi lainnya, mengadakan kegiatan olahraga bersama menjadi lebih mudah. Kegiatan yang diadakan ADITY tidak pernah sepi dari peserta.

5. Taichi memiliki gerakan lambat, tetapi memberi banyak manfaat

Paul James Lindsey (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)

Olahraga bela diri taichi ini memiliki gerakan yang cenderung lambat. Namun, jangan salah, di balik geraknya yang lambat itu memiliki manfaat yang sama dengan olahraga lari atau nge-gym.

Menurut pria yang biasa disapa Teguh ini, saat melakukan gerakan taichi dengan sungguh-sungguh dan menghayati, akan mampu mengolah aliran-aliran energi yang ada di tubuh untuk membakar kalori. "Coba saja melakukan taichi, dengan mengulang satu sesi gerakan sebanyak empat kali, dijamin akan mengeluarkan keringat," ungkap Teguh.

Lebih lanjut, Teguh mengatakan, selain membakar kalori, gerakan taichi mampu menyehatkan jantung. Dengan melakukan tacihi secara teratur, aliran darah akan menjadi lancar sehingga sangat baik untuk jantung maupun otak kita.

Seni bela diri taichi ini sering mendapat persepsi olahraga yang hanya cocok untuk orang tua atau lansia karena gerakannya yang lambat. Namun, sebenarnya taichi ini baik untuk segala umur.

"Dalam kegiatan yang sering kami lakukan, banyak dihadiri oleh peserta anak-anak. Menurut orang tua mereka, saat anaknya secara teratur melakukan taichi membuat konsenstrasinya, terutama saat belajar, menjadi lebih baik," ungkap Teguh yang juga sebagai pendiri Sasana Wushu Sinar Naga ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team