TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Fabio Quartararo Belajar Banyak dari Duelnya dengan Marc Marquez

Duel memperebutkan posisi ke-6

Marc Marquez di depan Fabio Quartararo. (motogp.com)

MotoGP di Circuit of the Americas (COTA) pada 10 April 2022 menyuguhkan hal menarik. Salah satunya pertarungan Fabio Quartararo dan Marc Marquez.

Pembalap Monster Energy Yamaha dan Repsol Honda itu bersaing ketat memperebutkan posisi ke-6. Itu memang bukan pertarungan untuk meraih kemenangan, tetapi duel antara dua juara dunia tersebut cukup kompetitif.

1. Duel sengit antara Fabio Quartararo dan Marc Marquez

Fabio Quartararo dan Marc Marquez (motogp.com)

Pertarungan antara Fabio Quartararo dan Marc Marquez terjadi sejak lap tiga belas. Marquez yang mengalami masalah teknis pada lap awal terlempar ke posisi paling akhir. Namun, ia ternyata bisa comeback dan merangsek ke depan.

Awalnya, Quartararo dan Marquez memperebutkan posisi ke-7. Namun, ketika Jorge Martin terus merosot ke posisi belakang, duel antara Marquez dan Quartararo beralih untuk memperebutkan posisi ke-6.

Sejak lap tujuh belas, keduanya saling bertukar posisi. Mereka bertarung sengit hingga balapan selesai. Pada akhirnya, Marquez lebih unggul. Quartararo harus puas finis di tempat ke-7.

“Aku menikmati pertarungan dengan Marc,” kata Quartararo dikutip Motorsport-total.

Baca Juga: Fabio Quartararo Senang Marc Marquez Bisa Kembali Berlaga di MotoGP

2. Meski kalah dari Marquez, Quartararo senang dengan hasil yang ia dapat

Fabio Quartararo (motogp.com)

Fabio Quartararo finis di posisi ke-7 pada GP Amerika. Kendati demikian, Quartararo mengaku senang dengan hasil yang ia raih. Duelnya dengan Marquez membuatnya merasa seperti berjuang untuk sebuah kemenangan.

“Sejujurnya aku senang dengan posisiku karena aku bertarung seperti memperebutkan kemenangan. Namun, secara mental, itu sulit karena kamu melihat motor lain menjauhimu di lintasan lurus,” kata Quartararo lagi.

3. Banyak mengambil pelajaran penting dari Marc Marquez

Fabio Quartararo (motogp.com)

Bukan rahasia lagi bahwa performa Yamaha musim ini sangat lemah dalam masalah top speed. Tenaga YZR-M1 belum bisa menandingi motor pabrikan lain. Dari balapan di COTA, Fabio Quartararo bisa belajar untuk mengeluarkan semua potensi YZR-M1 sampai batasnya.

“Dalam balapan seperti ini, aku belajar lebih banyak daripada balapan yang biasanya aku menangi. Aku belajar banyak dan aku senang karena, meskipun aku punya tenaga yang lebih lemah, aku bisa berusaha sampai mencapai batas. Saat nanti aku punya tenaga motor yang lebih besar, aku akan mendapatkan hasil yang lebih baik,” ujar juara dunia 2021 itu.

4. Fabio Quartararo menganggap Marc Marquez sebagai contoh untuk dipelajari

Fabio Quartararo (motogp.com)

Tak salah jika Quartararo bisa belajar banyak dari Marquez. Sebagai pembalap aktif dengan jumlah koleksi gelar juara dunia terbanyak, The Baby Alien tentu punya segudang pengalaman yang bisa ditiru.

“Meskipun itu pertarungan untuk posisi ke-6, aku senang. Itu menjadi semacam persiapan andaikan aku bertarung untuk posisi pertama atau kedua. Belajar dari kompetitor seperti Marc sangat penting,

Ia sudah bertarung pada banyak balapan, punya banyak pengalaman, dan sudah memenangi banyak kejuaraan dunia. Untukku, ia adalah pembalap yang kamu bisa belajar banyak darinya. Aku selalu memberikan seratus persen, meski untuk pertarungan ke-6 atau ke-7,” kata pembalap Prancis ini lagi dikutip Motorsport-total.

Baca Juga: Fabio Quartararo Ingin Bertarung dengan Marc Marquez di Musim 2022

Verified Writer

Ryan Budiman

Hola... jadipunya.id

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya