Timnas U-17 berlatih di Surabaya. (dok. PSSI)
Jacksen juga menyoroti soal keseriusan setiap klub di Brasil untuk fokus membina pemain muda. Bagi klub di Brasil, para pemain muda dipandang sebagai sebuah aset. Maka, tak heran mereka dibina dengan begitu baik dan mendapatkan pelayanan prima dari berbagai aspek, termasuk sisi psikologisnya.
"Di Brasil, setiap klub memiliki psikolog, terutama untuk pembinaan usia dini. Sebab, seorang pemain muda itu dianggap sebagai aset yang sangat berharga bagi klub. Semua infrastruktur yang dibutuhkan pemain untuk berkembang itu tersedia," kata Jacksen.
Hal tersebut, diutarakan Jacksen, jarang terlihat di Indonesia. Dia merasa banyak pemain muda yang masih dipandang remeh, hanya digunakan sesaat ketika performanya sedang menanjak, dan tak dijaga..
"Jarang sekali ada klub yang benar-benar mengambil pemain di usia 15 tahun dan dijadikan proyek hingga pemain itu menginjak 19 tahun, hingga disiapkan tampil di tim senior. Itu masih jarang ada, hanya ada beberapa klub yang punya ide itu," kata Jacksen.