CdM Indonesia untuk Youth Olympic, Ita Yuliati memantau kesiapan atlet skateboard Indonesia, Zaidhar Maulana Ibrahim akan tampil di Youth Olympic 2026 (IDN Times/Margith Damanik)
Selain kemampuan teknis, kesiapan mental menjadi perhatian Zaidhar menjelang debutnya. Pelatih Tony menilai, kesiapan mental juga dibangun melalui latihan yang konsisten dan evaluasi berulang.
“Intinya, untuk mengatasi mental itu adalah dengan latihan yang keras. Mengulang, jatuh, bangun, mengulang lagi, jatuh, mengulang lagi. Selalu evaluasi kekurangan-kekurangan di mana, hingga mental itu akan terbangun sendiri,” jelas Tony.
Di luar persiapan latihan, tim Chef de Mission (CdM) Indonesia turut memastikan kebutuhan atlet terpenuhi menjelang keberangkatan. CdM Indonesia untuk Youth Olympic, Ita Yuliati, menyampaikan, Zaidhar dinilai memiliki modal penting berupa optimisme dan kepercayaan diri.
"Dia cukup optimis dan juga coach Anthony juga sangat optimis. Dan ini kan lolos kualifikasi ya, sehingga kami sangat berharap bahwa Zaidhar bisa mampu bersaing dengan atlet-atlet dunia lainnya. Dia cukup percaya diri, itu salah satu modal utama sih ya buat atlet ya dan mentalnya juga siap," kata Ita ditemui di lokasi yang sama.
Ita juga menegaskan bahwa keperluan tim skateboard untuk beradaptasi dengan medan turnamen juga menjadi pertimbangan.
"Jadi yang harus kami persiapkan adalah di mana mereka itu at least butuh tiga hari untuk berada di sana untuk mengenal medan dan segala macam, sehingga ini yang harus kami pertimbangkan keberangkatannya. Jangan sampai nanti terlalu mepet kemudian justru membuat atlet juga secara mental juga jadi down gitu ya. Jadi itu persiapan yang kami lakukan," kata Ita.