Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bintang Cedera, Voli Pantai Indonesia Raih Perak Asian Games 2026
Atlet tim voli pantai Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi di Asian Games 2026. (Dok. NOC Indonesia)
  • Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi meraih perak voli pantai Asian Games 2026 setelah kalah 21-19, 16-21, 9-15 dari pasangan Qatar Cherif Samba/Ahmed Janko di final.

  • Bintang mengalami cedera usai menginjak kaki lawan dekat net; sakit dan bengkak menghambat mobilitasnya pada set penentuan hingga tidak bisa berjalan setelah pertandingan.

  • Cedera Bintang membuat tur Turki mulai 13 Oktober dan rangkaian ke Jepang berpotensi berubah, sementara Sofyan mengakui pasangan Qatar tampil efektif berbekal pengalaman internasional tinggi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Tim voli pantai Indonesia, yang diwakili Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi di Asian Games 2026, harus puas meraih medali perak. Semua karena cedera.

Dalam laga final yang dihelat Sabtu (3/10/2026), Bintang/Sofyan harus mengakui keunggulan wakil Qatar, Cherif Samba/Ahmed Janko. Mereka kalah tiga set, 21-19, 16-21, 9-15.

Bintang sendiri mengalami cedera di tengah-tengah laga. Memasuki set akhir, cederanya semakin memburuk dan menghambat pergerakannya, yang berujung pada tumbangnya Indonesia.

1. Cedera Bintang bermula di dekat net

Atlet tim voli pantai Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi di Asian Games 2026. (Dok. NOC Indonesia)

Pelatih voli pantai putra Indonesia, Andi Ardiansyah, menjelaskan cedera Bintang bermula ketika kaki pemain Indonesia itu menginjak kaki lawan di dekat net.

Menurut Andi, kaki pemain Qatar masuk ke area permainan Indonesia ketika melakukan blok. Cedera tersebut awalnya tidak terlalu terasa, tetapi rasa sakit semakin meningkat sepanjang pertandingan.

“Bintang cedera karena menginjak kaki lawan. Kaki lawan masuk ke lapangan kita saat mengeblok. Dari awal tidak begitu terasa, tetapi lama-lama terasa sakit. Bintang tidak bisa jalan setelah bermain, kakinya bengkak. Bukan rezeki kita,” kata Andi dalam keterangan resmi.

Andi menilai pertandingan berlangsung cukup berimbang. Namun, rasa sakit yang dialami Bintang membuat mobilitasnya terganggu ketika laga memasuki fase krusial.

“Secara permainan kedua tim berimbang. Mungkin kalau tidak cedera, beda hasilnya karena pergerakan menjadi sakit. Sebenarnya anak-anak bermain sesuai instruksi,” ujarnya.

2. Agenda tur ke Turki terancam batal

Atlet tim voli pantai Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi di Asian Games 2026. (Dok. NOC Indonesia)

Cedera Bintang juga membuat tim pelatih harus mempertimbangkan kembali agenda pertandingan berikutnya. Bintang/Sofyan sebelumnya dijadwalkan mengikuti tur di Turki mulai 13 Oktober 2026 sebelum melanjutkan rangkaian turnamen ke Jepang.

Andi mengatakan keputusan mengenai keikutsertaan Bintang/Sofyan dalam tur tersebut akan bergantung pada kondisi sang pemain.

“Rencana ikut tur ke Turki 13 Oktober bisa batal. Namun, kita lihat kondisinya. Setelah Turki ada tur ke Jepang,” kata Andi.

3. Sofyan akui pasangan Qatar punya pengalaman

Atlet tim voli pantai Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi di Asian Games 2026. (Dok. NOC Indonesia)

Di sisi lain, Sofyan mengakui Cherif/Ahmed tampil efektif sepanjang pertandingan. Ia juga menyebut pasangan Qatar tersebut memiliki pengalaman panjang di level internasional.

“Harus diakui, lawan bermain sangat bagus. Mereka benar-benar tahu bermain. Mereka pemain top dunia, punya pengalaman banyak dan jam terbang tinggi,” ujar Sofyan.

Cherif/Ahmed memang memiliki catatan prestasi yang kuat. Mereka adalah peraih perunggu Olimpiade 2020, serta juara bertahan Asian Games setelah merebut emas pada edisi 2018 dan 2022.

Sementara itu, Bintang/Sofyan melaju ke final setelah mengalahkan pasangan Jepang, Kota Kurosawa/Taito Mizumachi, pada semifinal, Kamis (1/10/2026).

Dalam pertandingan tersebut, pasangan Indonesia menang dua set langsung, 21-19, 21-18. Hasil itu membawa Bintang/Sofyan ke final. Pada akhirnya, mereka menyumbang perak di Asian Games 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article