Daftar ini ditutup Alvan Adams, yang mungkin bukan nama besar di NBA, tetapi kontribusinya dengan 4.000 assist sebagai center layak diingat. Adams menunjukkan keistimewaan assist di posisi big man tidak eksklusif pada bintang teratas. Dia telah membuktikan dirinya juga mampu menjadi jantung permainan Phoenix Suns pada eranya dengan gaya bermain yang cerdas dan tidak maruk.
Assist Adams sering lahir dari pemahaman posisi dan hubungan dengan rekan setimnya. Dia adalah contoh bagaimana peran tradisional center bisa dikombinasikan dengan keterampilan playmaking. Bahkan, jika Adams bukan superstar tersohor dalam sejarah bola basket.
Melihat daftar ini seperti membaca bab sejarah NBA saat peran center terus berkembang dari sekadar guardian of the paint menjadi architect of the game. Nikola Jokic, misalnya, mengubah permainan center masa kini sehingga perannya tidak terantuk pada satu tempat. Sementara itu, legenda-legenda seperti Kareem Abdul-Jabbar dan Wilt Chamberlain menjadikan diri mereka peneroka. Penggemar telah menyaksikan transformasi bermain besar yang tidak terduga, tetapi inspiratif.