Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tim NBA yang Bisa Jadi Destinasi Ja Morant jika Ditukar

ilustrasi bola basket
ilustrasi bola basket (IDN Times/Mardya Shakti)
Intinya sih...
  • Milwaukee Bucks butuh pemain bintang untuk membantu Giannis Antetokounmpo
  • Minnesota Timberwolves memerlukan regenerasi di sektor point guard
  • Miami Heat dianggap sebagai tim ideal bagi Ja Morant melanjutnya kiprahnya
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Nasib Ja Morant bersama Memphis Grizzlies di ujung tanduk. Grizzlies tampak mulai kehilangan kepercaterhadap Morant. yaan Selain karena perilakunya yang problematik, Morant kini kerap dilanda cedera sehingga kontribusinya ikut berkurang. 

Dia baru menjalani 19 pertandingan di NBA 2025/2026 dengan rata-rata 19,3 poin, 3,3 rebound, dan 7,8 assist. Hal itu membuat Grizzlies berencana melepas point guard 26 tahun ini sebelum batas akhir pertukaran pada 5 Februari 2026. Jika nantinya ditukar, tim mana saja yang berpotensi jadi pelabuhan Ja Morant?


1. Milwaukee Bucks butuh pemain bintang untuk membantu Giannis Antetokounmpo

Milwaukee Bucks tampil di luar ekspektasi di NBA 2025/2026. Mereka sering menelan kekalahan hingga terlempar dari posisi sepuluh besar klasemen Wilayah Timur. Jika ingin bersaing di zona playoff, Bucks perlu menambah bintang anyar guna membantu Giannis Antetokounmpo. 

Ja Morant tentu bisa menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut. Dengan memasangkan Giannis dan Morant, serangan Bucks akan makin agresif serta sulit dibendung. Keduanya juga memiliki gaya bermain yang mirip, mengandalkan transisi dan sering melakukan penetrasi ke area pertahanan lawan. Bucks bisa memasukkan Ryan Rollins, Kevin Porter Jr, Kyle Kuzma, serta hak pilih putaran pertama 2032 dalam paket pertukaran dengan Memphis Grizzlies.


2. Minnesota Timberwolves memerlukan regenerasi di sektor point guard

Minnesota Timberwolves masih menjadi tim kuda hitam di NBA 2025/2026. Namun, mereka perlu regenerasi di sektor point guard karena Mike Conley semakin menua dan performanya menurun. Timberwolves pun sering menempatkan Donte DiVincenzo di posisi point guard. Karena hal itu, perannya menjadi tidak optimal mengingat dia seorang penembak jitu serta kurang piawai mengancam paint area lawan.

Mendatangkan Ja Morant merupakan opsi yang layak dipertimbangkan oleh Timberwolves. Dia bakal membawa warna baru berkat keahliannya dalam menciptakan peluang di paint area lawan. Menduetkannya dengan Anthony Edwards juga membuat backcourt Timberwolves kian mentereng. Namun, yang menjadi kendala, Timberwolves harus mengorbarkan banyak pemain untuk membuat kesepakatan dengan Memphis Grizzlies. Nama-nama seperti Mike Conley, Donte DiVincenzo, Rob Dillingham, dan Joan Beringer bisa masuk dalam paket pertukaran.


3. Miami Heat dianggap sebagai tim ideal bagi Ja Morant melanjutnya kiprahnya

Miami Heat disebut-sebut menjadi tempat pelabuhan yang cocok bagi Ja Morant melanjutkan kariernya. Sebab, budaya mereka dan sistem yang diterapkan Erik Spoelstra dianggap bisa membawa perubahan positif untuk Morant. Sedangkan, bagi Heat sendiri, kehadirannya akan memberi sesuatu hal yang hilang selepas kepergian Dwyane Wade, yaitu sosok yang bisa menyerang ring tanpa ragu.

Kemudian, center andalan Heat, Bam Adebayo, juga diuntungkan jika Morant bergabung. Dia akan makin berkembang dengan adanya point guard yang pandai mengatur permainan dan membongkar pertahanan lawan. Heat dikabarkan juga tertarik dengan Morant. Mereka bisa menawarkan Andrew Wiggins, Nikola Jovic, serta hak pilih putaran pertama 2029 kepada Memphis Grizzlies untuk Morant.

4. Sacramento Kings sedang mencari point guard berkualitas guna menjadi fondasi tim

Sacramento Kings memutuskan menukar De'Aaron Fox ke San Antonio Spurs pada pertengahan 2024/2025. Hal itu meninggalkan celah di posisi point guard. Kings memang merekrut Russell Westbrook dan Dennis Schroader pada jeda musim 2025.  Namun, usia mereka sudah menua dan kontribusinya kian berkurang. Kings tentu perlu mendatangkan point guard yang lebih muda serta performanya mumpuni guna menjadi fondasi tim.

Ja Morant merupakan sosok yang bisa dijadikan opsi. Dia juga bisa menjadi tandem sepadan bagi bintang Kings, Domantas Sabonis. Keduanya akan saling melengkapi mengingat gaya bermain mereka yang kontras. Morant dengan agresivitasnya, sedangkan Sabonis terbilang kalem. DeMar DeRozan dan Malik Monk menjadi nama yang bisa dimasukkan Kings dalam paket pertukaran. Kings juga bisa menambahkan hak pilih putaran pertama 2027.


5. Toronto Raptors berupaya menukar Immanuel Quickley dengan point guard yang lebih mumpuni

Toronto Raptors merupakan salah satu tim yang membuat kejutan di NBA 2025/2026. Mereka meningkat pesat sehingga bisa bersaing di papan atas klasemen Wilayah Timur. Meski begitu, Raptors tidak berpuas diri. Mereka masih ingin melakukan peningkatan khususnya di posisi point guard. Posisi point guard utama Raptors kini ditempati oleh Immanuel Quickley. Namun, performa sang pemain belum terlalu bagus jika menilik gajinya yang cukup tinggi.

Raptors pun ikut bersaing dalam perburuan Ja Morant. Secara kualitas dan pengalaman bermain di playoff, Morant tentu unggul dibanding Quickley. Bahkan, jika Morant bergabung, Raptors akan diperkuat trio bintang yang diisi oleh Morant, Brandon Ingram, dan Scottie Barnes. Raptors pun bisa menawarkan Quickley dan Ochai Agbaji untuk membuka negosiasi dengan Memphis Grizzlies.

Ja Morant kemungkinan besar mengikuti jejak Trae Young yang berpindah tim untuk pertama kalinya pada bursa pertukaran NBA 2025/2026. Kelima tim di atas menjadi kandidat untuk mendapatkan Morant. Lantas, ke manakah Morant akan berlabuh atau justru tetap bertahan bersama Memphis Grizzlies?


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More

3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series, Ada Nuansa Reuni

19 Jan 2026, 21:45 WIBSport