Tim sepak takraw putra Indonesia kalah di final Asian Games 2026. (Dok. Kemenpora)
Peluang terbaik Indonesia untuk meraih medali emas datang dari nomor Men's Quadrant. Muhammad Hardiansyah Muliang dan kawan-kawan harus puas dengan medali perak setelah kalah dari tuan rumah Jepang di final.
Bertanding di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Sabtu (3/10/2026), Indonesia takluk dengan skor tipis 1-2. Kapten tim Muhammad Hardiansyah Muliang menyesali kegagalan Indonesia meraih medali emas.
"Sebenarnya kami sudah tahu strategi masing-masing karena sudah sering bertemu. Kemarin kita kalah teknis saja. Karena di set ketiga angkanya enggak beda dua biji saja. Jadi kita kalah strategi," ujar Hardiansyah.
Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI), Surianto, tetap menilai pencapaian tersebut sebagai prestasi positif. Terlebih, Indonesia mampu meraih medali di semua nomor yang diikuti.
"Kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, tetapi ini juga merupakan prestasi luar biasa karena dari empat nomor, semua dapat medali. Satu perak dan tiga medali perunggu," ujar Surianto di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (4/10/2026).