Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cerita Alwi Farhan: Fisik dan Mental Capek, Ambisi Jadi Vitamin
Alwi Farhan dalam jumpa pers usai melaju ke 16 besar Indonesia Open 2026, Selasa (2/6/2026). (IDN Times/Tino).
  • Alwi Farhan membuka Indonesia Open 2026 dengan kemenangan dua game langsung atas Lakshya Sen di Istora Senayan, meski menghadapi jadwal padat tur Asia Tenggara.
  • Rasa lelah fisik dan mental diatasi Alwi lewat ambisi besar untuk tampil maksimal di kandang sendiri, yang menjadi motivasi utama dalam setiap pertandingan.
  • Selanjutnya, Alwi akan menantang Jonatan Christie di babak 16 besar, membawa semangat balas dendam setelah kalah pada pertemuan sebelumnya di Korea Open 2025.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Tunggal putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan, memulai Indonesia Open 2026 dengan mulus. Bertarung di hadapan riuhnya publik Istora Senayan, Alwi berhasil menumbangkan jagoan India, Lakshya Sen, dua game langsung pada Selasa (2/6/2026).

Di balik kemenangan meyakinkan tersebut, Alwi ternyata harus menahan rasa lelah fisik dan mental akibat jadwal padat tur Asia Tenggara. Namun, besarnya ambisi dan motivasi untuk berjaya di kandang sendiri seolah menjadi vitamin baginya.

1. Main beruntun bikin fisik dan mental terkuras

Alwi Farhan saat berlaga mengalahkan ranking satu dunia asal China, Shi Yu Qi, di 16 besar Singapore Open 2026 (dok.PP PBSI)

Alwi mengakui tantangan terberatnya bukan hanya dari tekanan yang dilancarkan Sen, melainkan juga pikirannya sendiri. Mengingat, Alwi tak memiliki waktu panjang untuk melakukan pemulihan.

Alwi hanya memiliki dua hari untuk beristirahat sejak kandas di semifinal Singapore Open 2026, Sabtu (30/5/2026). Pun, itu tak sepenuhnya dipakai untuk mengistirahatkan fisik dan pikiran, karena harus bersiap tampil di Indonesia Open 2026.

"Beberapa pemain sudah melakukan turnamen secara back-to-back, begitu juga saya. Jadi, secara fisik dan mental pasti capek," kata Alwi.

2. Ambisi jadi vitamin

Senyum Alwi Farhan usai melaju ke 16 besar Indonesia Open 2026, Selasa (2/6/2026). (IDN Times/Tino).

Wonderkid berusia 21 tahun itu ternyata memiliki cara tersendiri untuk mengatasi kelelahan fisik dan mental. Ambisi besarnya menjadi vitamin untuk mendobrak batasannya.

"Saya mencoba mendorong diri saya agar memiliki keinginan menang yang lebih besar. Jadi, Alhamdulillah saya bisa menjalankan apa yang diinstruksikan dari pelatih dengan baik," ucap Alwi.

3. Siap hajar Jonatan Christie

Aksi tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, saat menghadapi Jason Teh di 32 besar Indonesia Open 2026, Selasa (2/6/2026). (IDN Times/Aditya Mustaqim)

Selanjutnya, Alwi akan menghadapi sang senior, Jonatan Christie, di 16 besar. Pertemuan ini bak menjadi panggung balas dendam, mengingat Alwi ditekuk Jonatan pada pertemuan sebelumnya, tepatnya di Korea Open 2025.

"Saya tentu berharap menang. Tapi, siapa pun yang memenangkan pertandingan nanti, bisa meraih juara di Indonesia Open," ucap Alwi.

Editorial Team

Related Article