Alwi Farhan Siap Singkirkan Jonatan Christie di Indonesia Open 2026

- Alwi Farhan akan menantang Jonatan Christie di babak 16 besar Indonesia Open 2026 setelah keduanya menang dua game langsung atas lawan masing-masing.
- Alwi bertekad tampil maksimal sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras tim pelatih dan penyelenggara turnamen, dengan target meraih prestasi tertinggi.
- Laga ini menjadi ajang balas dendam bagi Alwi setelah sebelumnya kalah dari Jonatan di Korea Open 2025 meski sempat unggul pada game pertama.
Jakarta, IDN Times - Duel panas akan tersaji di sektor tunggal putra Indonesia Open 2026. Itu karena Jonatan Christie ditantang sang junior, Alwi Farhan, pada babak 16 besar, Kamis (4/6/2026).
Jonatan lolos lebih dulu setelah menyingkirkan wakil Singapura, Jason Teh, dua game langsung 21-18, 21-15 pada Selasa (2/6/2026). Cara itu diikuti Alwi saat menekuk jagoan India, Lakshya Sen, 21-19, 21-16, beberapa jam setelahnya.
1. Tekad Alwi untuk menang

Bersua seniornya, Alwi siap memberikan segalanya untuk memetik kemenangan. Hasil manis itu untuk menebus kerja keras semua pihak di balik layar Indonesia Open 2026.
"Saya lihat penyelenggaraan turnamen, persiapan pelatih, tim pendukung semua harus patut diapresiasi oleh atletnya sendiri. Jadi apresiasi yang bisa saya lakukan nanti adalah mencapai prestasi yang paling tinggi," kata Alwi selepas laga.
2. Siapa pun yang menang, harus juara
Kendati bertekad menang, Alwi sebenarnya tak ambil pusing soal hasil nanti, karena sama-sama membawa bendera Merah Putih. Namun, harapannya pemenang dalam laga nanti bisa menjuarai sektor tunggal putra.
"Saya tentu berharap menang. Tapi, siapa pun yang memenangkan pertandingan nanti, bisa meraih juara di Indonesia Open," kata Alwi.
3. Panggung balas dendam Alwi

Pertemuan ini bak menjadi panggung balas dendam bagi Alwi. Wonderkid berusia 21 tahun itu sempat ditekuk Jonatan pada pertemuan terakhirnya, yakni di Korea Open 2025.
Itu menjadi satu-satunya pertemuan mereka di turnamen BWF. Alwi memenangkan game pertama lebih dulu (21-18), namun dibuat bertekuk lutut pada dua game berikutnya (14-21, 15-21).

















