Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Daftar Juara Bertahan China Masters pada 2026, 2 Negara Berbagi Gelar
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Saif71.com)
  • China Masters 2026, turnamen Super 750, dijadwalkan berlangsung 1-6 September di Shenzhen setelah rangkaian Kejuaraan Dunia 2026.
  • Juara bertahan yang kembali tampil mencakup Weng Hong Yang, An Se Young, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, serta Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian.
  • Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, juara ganda campuran 2025 dari Thailand, tidak tampil pada edisi 2026 sehingga gelarnya dipastikan berganti pemilik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

China Masters 2026 berlangsung pada 1–6 September di Shenzhen, China. Ini turnamen Super 750 yang akan membuka rangkaian kompetisi pada bulan tersebut. Para juara pun bersiap mempertahankan performa terbaik. Sebagai gambaran, inilah daftar mereka yang tercatat sebagai juara bertahan di China Masters 2026.

1. Weng Hong Yang (China) juara di sektor tunggal putra

Tunggal putra menjadi salah satu sektor yang menghadirkan kejutan di China Masters 2025. Final saat itu mempertemukan dua pemain nonunggulan, Weng Hong Yang dari China dan Lin Chun Yi dari Taiwan. Bermain di hadapan publik sendiri, Weng tampil solid dan mengamankan kemenangan 2 game langsung 21-11 dan 21-15 dalam waktu 49 menit.

Gelar tersebut menjadi milik Weng setelah melewati pertandingan final yang relatif terkendali sejak awal. Menariknya, wakil andalan tuan rumah tersebut kembali mengambil bagian di China Masters 2026. Dia masih berstatus sebagai pemain nonunggulan tahun ini.

2. An Se Young (Korea Selatan) tak terkalahkan di sektor tunggal putri

An Se Young kembali menunjukkan dominasinya di sektor tunggal putri di China Masters 2025. Menempati unggulan pertama, wakil Korea Selatan itu berhadapan dengan unggulan ketiga sekaligus wakil tuan rumah, Han Yue, di partai final. An tampil tanpa banyak kesulitan dan menang 2 game langsung 21-11 dan 21-3 hanya dalam waktu 33 menit.

Kemenangan tersebut membuat An sukses mempertahankan gelarnya di turnamen yang sama. Tahun ini, keduanya kembali menjadi bagian dari persaingan tunggal putri, dengan An tetap sebagai unggulan pertama, sementara Han Yue turun sebagai unggulan kelima. Namun, keduanya berada di pool atas sehingga tidak mungkin kembali bertemu di final.

3. Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea Selatan) mulus ke podium tertinggi ganda putra

Korea Selatan kembali menambah satu gelar juara di China Masters 2025 melalui sektor ganda putra. Kim Won Ho/Seo Seung Jae yang berstatus sebagai unggulan pertama tampil sebagai juara setelah mengalahkan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, yang saat itu menjadi unggulan kedelapan. Dalam pertandingan berdurasi 45 menit, Kim/Seo menang 2 game langsung dengan skor 21-19 dan 21-15.

Gelar tersebut menjadi salah 1 dari 2 kemenangan Korea Selatan di China Masters 2025. Tahun ini, Kim/Seo kembali turun untuk mempertahankan gelarnya dengan menyandang status unggulan pertama. Sementara itu, Satwik/Shetty naik menjadi unggulan keempat. Keduanya berada di pool atas sehingga berpeluang bertemu sebelum partai final, bukan di laga perebutan gelar.

4. Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (China) menjuarai sektor ganda putri

Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian menjadi juara sektor ganda putri pada China Masters 2025. Jia/Zhang yang saat itu menempati unggulan ketiga harus bekerja keras menghadapi pasangan Korea Selatan, Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong, yang berstatus unggulan keempat. Dalam pertandingan selama 77 menit, Jia/Zhang akhirnya menang lewat rubber game dengan skor 21-19, 16-21, dan 21-13.

Kemenangan tersebut membuat Jia/Zhang sukses mengamankan gelar di hadapan publik sendiri. Tahun ini, keduanya kembali tampil dengan status unggulan keempat. Di sisi lain, Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong dipastikan tidak ambil bagian di China Masters 2026.

5. Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand) mendominasi sektor ganda campuran

Thailand menjadi negara terakhir yang meraih gelar di China Masters 2025 melalui sektor ganda campuran. Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran yang berstatus unggulan keempat mengalahkan pasangan Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, yang saat itu menempati unggulan ketiga. Dechapol/Supissara menang 2 game langsung dengan skor 21-8 dan 21-17 dalam pertandingan yang berlangsung selama 35 menit.

Gelar tersebut menjadi satu-satunya kemenangan Thailand di China Masters 2025. Namun, Dechapol/Supissara tidak akan tampil pada 2026 sehingga dipastikan tidak dapat mempertahankan gelar mereka. Dengan absennya sang juara bertahan, persaingan sektor ganda campuran pun akan menghadirkan juara baru.

China Masters 2026 kembali mempertemukan para pemain top dunia untuk bersaing memperebutkan gelar di Shenzhen. Menarik untuk melihat apakah para juara bertahan mampu mengulang kesuksesan mereka atau justru muncul nama baru di podium tertinggi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article