Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Debut Manis Di Rok Cup Indonesia 2026, Barra Ghaisan Siap Naik Kelas
Podium Rok Cup Indonesia 2026. (Dok. Rok Cup).
  • Barra Ghaisan Zeinatma menjalani musim debut di ESHARK Rok Cup Indonesia 2026 pada kelas Mini Rok.
  • Setelah finis posisi ke-12 pada Round 2, Barra meningkatkan hasilnya hingga meraih sejumlah podium dari Round 4 sampai seri pamungkas.
  • Barra dijadwalkan naik ke kelas Junior Rok pada musim 2027 dan direncanakan mengikuti ajang internasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2026

Barra menjalani ESHARK Rok Cup Indonesia 2026 di kelas Mini Rok. Rangkaian kompetisi terdiri dari enam seri di Sirkuit Sentul.

Round 2

Barra baru menyalakan mesinnya dan finis di posisi ke-12.

Round 3

Barra naik ke peringkat 10.

Round 4

Barra meraih peringkat kelima Mini Newbie dan peringkat ketiga Mini Rok Rising Star.

Round 5

Barra merebut podium pertama Mini Newbie serta runner-up Mini Rok B.

awal September

Pada seri pamungkas, Barra memborong tiga gelar di berbagai kategori.

musim 2027 mendatang

Barra dipastikan naik ke kelas Junior Rok dan dijadwalkan menjajal ESHARK Rok Cup Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Barra Ghaisan Zeinatma menjalani musim debut ESHARK Rok Cup Indonesia 2026 dan meraih podium pada sejumlah kategori Mini Rok.
  • Who?
    Barra Ghaisan Zeinatma, Avenue Rising Star Racing Team, serta pelatih Romy Tahrizi, Aldi Inyo, dan Heru DJ.
  • Where?
    Rangkaian enam seri balapan digelar di Sirkuit Sentul.
  • When?
    Pada ESHARK Rok Cup Indonesia 2026, dengan seri pamungkas berlangsung pada awal September.
  • Why?
    Barra mengikuti kompetisi untuk menjalani proses belajar melalui pengalaman dan tantangan di setiap seri.
  • How?
    Setelah beradaptasi dengan gokart, Barra naik dari posisi ke-12 pada Round 2 menjadi peringkat 10 pada Round 3 dan meraih podium pada seri berikutnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Barra Ghaisan Zeinatma berumur 13 tahun dan balapan gokart. Ia ikut ESHARK Rok Cup Indonesia 2026 di kelas Mini Rok. Mulanya Barra harus belajar memakai gokartnya. Lalu ia mendapat piala di beberapa putaran balapan. Tahun 2027, Barra akan naik ke kelas Junior Rok sambil tetap sekolah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perjalanan Barra menunjukkan adanya ruang belajar dalam kompetisi. Ia memulai musim setelah melewati proses adaptasi dengan gokart, lalu mencatatkan peningkatan hasil hingga memperoleh podium di beberapa kategori. Dukungan tim pelatih, orang tua, dan sekolah juga menyertai upayanya menjaga karier balap serta fokus pada pendidikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Dunia balap gokart nasional kembali melahirkan bibit pembalap muda yang menjanjikan. Barra Ghaisan Zeinatma, pembalap berusia 13 tahun, sukses mencuri perhatian dalam musim debutnya di ESHARK Rok Cup Indonesia 2026.

Turun di kelas Mini Rok kelompok usia 8-13 tahun, Barra yang bernaung di bawah bendera Avenue Rising Star Racing Team menunjukkan grafik performa yang terus menanjak. Rangkaian enam seri balapan yang digelar di Sirkuit Sentul ini mengasah kualitas dan mentalnya di atas lintasan.

1. Sempat absen di seri pembuka demi adaptasi

Perjalanan Barra di musim perdananya tidak serta-merta berjalan mulus. Di awal musim, ia bahkan belum bisa langsung turun lantaran masih harus melalui proses adaptasi yang cukup menantang dengan gokartnya.

Barra baru menyalakan mesinnya pada Round 2 dan finis di posisi ke-12. Di bawah arahan tim pelatih Romy Tahrizi, Aldi Inyo, dan Heru DJ, adaptasinya berjalan cukup cepat hingga berhasil naik ke peringkat 10 pada Round 3.

2. Borong podium dari seri keempat hingga keenam

Hasilnya berbuah lebih manis saat kompetisi memasuki Round 4. Pembalap muda ini sukses mengamankan dua podium sekaligus, yakni peringkat kelima Mini Newbie dan peringkat ketiga Mini Rok Rising Star.

Dominasinya berlanjut di Round 5, dengan merebut podium pertama kategori Mini Newbie serta runner-up Mini Rok B. Puncak performa konsistennya tersaji di seri pamungkas pada awal September, memborong tiga gelar sekaligus di berbagai kategori.

"Musim pertama ini menjadi proses belajar yang sangat penting, setiap seri memberikan pengalaman dan tantangan baru. Kami sebagai orang tua selalu support karier Barra, tapi satu hal yang penting juga agar Barra tetap fokus dengan sekolahnya," ujar ayah Barra, Jeffri Ardiatma, dalam keterangan resmi kompetisi.

3. Siap jajal kelas Junior dan aspal internasional

Sebagai siswa kelas 7 SMP Labschool Cirendeu, tantangan membagi waktu antara sekolah dan balapan akan semakin berat di tahun depan. Beruntung, ia mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah untuk terus mencetak prestasi.

Setelah menuntaskan petualangan berharganya di kelas Mini Rok sepanjang 2026, Barra dipastikan akan naik kelas pada musim 2027 mendatang. Ia dijadwalkan akan menjajal kerasnya persaingan ESHARK Rok Cup Indonesia di kelas Junior Rok dan direncanakan mencicipi ajang internasional di Makau, Malaysia, dan Thailand.

Curated For You

Editorial Team

Related Article