Kimi Antonelli memulai balapan GP Monako sebagai pole-sitter. Ia langsung memimpin balapan selepas lampu start padam. Keunggulan tersebut terus bertahan hingga bendera merah berkibar pada lap 68. Balapan harus terhenti sejenak setelah adanya kecelakaan yang menimpa Lance Stroll dan Charles Leclerc.
Stroll lebih dulu menabrak dinding di tikungan terakhir pada lap 60. Akibatnya, safety car keluar untuk memandu jalannya balapan. Kemudian, kejadian serupa terjadi tepat setelah safety car kembali ke pit pada akhir lap 65. Leclerc menabrak dinding di lokasi yang sama sehingga menyebabkan pembalap Ferrari itu keluar balapan lebih cepat.
Balapan kembali berlanjut dengan menerapkan standing start, yaitu start dengan menempati posisi grid seperti prosedur pada umumnya. Antonelli langsung melesat memimpin balapan dan keunggulannya bertahan hingga lap pemungkas. Antonelli finis dengan keunggulan 6,271 detik atas Hamilton.
Finis terdepan di GP Monako menempatkan Antonelli sebagai pembalap ke-39 yang meraih kemenangan pada seri balap tersebut. Selain itu, Antonelli juga tercatat sebagai pembalap termuda yang naik podium tertinggi di GP Monako. Ia membukukan rekor tersebut pada usia 19 tahun 9 bulan 13 hari.