Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Piala AFF 2026 Rentan Kartu Merah Karena Adopsi Aturan Piala Dunia

Piala AFF 2026 Rentan Kartu Merah Karena Adopsi Aturan Piala Dunia
ilustrasi Piala Dunia 2026 (pexels.com/Jesus Toledo)
Intinya Sih
  • Piala AFF 2026 mengadopsi sejumlah aturan Piala Dunia 2026 dari IFAB, yang berpotensi meningkatkan jumlah kartu kuning dan merah.
  • Pemain dilarang menutup mulut saat konflik untuk mengantisipasi rasisme; pelanggaran aturan ini pernah berujung kartu merah di Piala Dunia 2026.
  • Pemain harus cepat keluar saat diganti, dilarang meninggalkan lapangan sebagai protes, serta hanya kapten yang boleh berdiskusi dengan wasit saat sengketa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Piala AFF 2026 mengadopsi aturan Piala Dunia 2026 yang dihelat di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat. Aturan ini rentan membuat laga diwarnai kartu merah.

Jadi, dalam Piala Dunia 2026, ada aturan baru yang diterapkan International Football Association Board (IFAB). Aturan-aturan itu sekarang diadaptasi dan diterapkan juga di Piala AFF 2026.

1. Aturan menutup mulut diterapkan

Salah satu aturan baru yang diterapkan adalah soal menutup mulut saat situasi konflik. Jadi, pemain tak boleh menutup mulut saat konflik, untuk mewaspadai potensi aksi rasis.

Pada Piala Dunia 2026, dua pemain dikartu merah karena melanggar, Miguel Almiron (Paraguay) dan Piero Hincapie (Ekuador). Nah, agar di Piala AFF 2026 hal serupa tak terjadi, aturan ini diterapkan.

2. Pergantian harus cepat, tak boleh pergi saat protes

Kemudian aturan harus meninggalkan lapangan pertandingan 10 detik setelah ada tanda pergantian juga diberlakukan. Jika pemain sengaja mengulur waktu saat diganti, bisa dikartu kuning bahkan merah.

Yang tak kalah krusial adalah meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes. Jika ada pemain atau ofisial yang melakukan hal tersebut, wasit berhak memberi kartu merah kepada pemain atau ofisial tersebut.

3. Aturan-aturan lain yang berlaku

Selain itu ada aturan pemain yang mendapat perawatan di tengah pertandingan hanya boleh masuk kembali ke lapangan setelah satu menit dan mendapat restu dari wasit.

Adapun aturan hanya wasit yang berhak berdiskusi dengan wasit saat ada sengketa, juga berlaku. Pemain yang memaksakan diri mendebat wasit malah bisa mendapat ganjaran kartu.

Dengan ragam aturan baru dari Piala Dunia 2026 ini, Piala AFF 2026 berpotensi banjir kartu. Tidak cuma kartu kuning, laga berpeluang banyak diisi kartu merah juga.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More