Sepanjang 2025, setidaknya ada sebelas balapan Moto2 dan Moto3 dengan gap finis yang kurang dari 0,1 detik. Beberapa pembalap Moto2 yang terlibat di momen ini adalah Deniz Oncu, Diogo Moreira, Aron Canet, dan Collin Veijer. Sementara itu, rider Moto3 yang masuk daftar adalah Maximo Quiles, Alvaro Carpe, Angel Piqueras, Taiyo Furusato, Valentin Perrone, Adrian Fernandez, Jose Antonio Rueda, David Munoz, dan Ryusei Yamanaka.
Sebagai gambaran, berikut ini daftar jarak finis paling ketat di Moto2 dan Moto3 musim 2025:
Moto2 Aragon: gap finis 0,003 detik (Oncu vs Moreira);
Moto3 Italia: gap finis 0,006 detik (Quiles vs Carpe);
Moto3 Qatar: gap finis 0,009 detik (Piqueras vs Furusato);
Moto3 Hungaria: gap finis 0,018 detik (Quiles vs Perrone);
Moto3 Argentina: gap finis 0,036 detik (Piqueras vs Fernandez);
Moto3 Inggris: gap finis 0,046 detik (Rueda vs Quiles);
Moto3 Aragon: gap finis 0,050 detik (Munoz vs Quiles);
Moto2 Belanda: gap finis 0,056 detik (Moreira vs Canet);
Moto3 Catalunya: gap finis 0,081 detik (Piqueras vs Rueda);
Moto2 Portugal: gap finis 0,090 detik (Moreira vs Veijer); dan
Moto3 Austria: gap finis 0,096 detik (Piqueras vs Yamanaka).
Jarak finis yang ketat menandakan persaingan panas di lintasan Grand Prix. Setiap pembalap memang ingin mengecap manisnya kemenangan. Pada musim 2026, seketat apa jarak finis yang bakal tercipta?