- Sirkuit Buriram: 59 km (sprint) dan 118 km (main race);
- Sirkuit Termas de Rio Hondo: 58 km (sprint) dan 120 km (main race);
- Sirkuit COTA: 55 km (sprint) dan 105 km (main race);
- Sirkuit Lusail: 59 km (sprint) dan 118 km (main race);
- Sirkuit Jerez: 53 km (sprint) dan 111 km (main race);
- Sirkuit Le Mans: 54 km (sprint) dan 109 km (main race);
- Sirkuit Silverstone: 59 km (sprint) dan 112 km (main race);
- Sirkuit Aragon: 56 km (sprint) dan 117 km (main race);
- Sirkuit Mugello: 58 km (sprint) dan 121 km (main race);
- Sirkuit Assen: 59 km (sprint) dan 118 km (main race);
- Sirkuit Sachsenring: 55 km (sprint) dan 110 km (main race);
- Sirkuit Brno: 54 km (sprint) dan 113 km (main race);
- Sirkuit Red Bull Ring: 61 km (sprint) dan 122 km (main race);
- Sirkuit Balaton Park: 53 km (sprint) dan 106 km (main race);
- Sirkuit Catalunya: 56 km (sprint) dan 112 km (main race);
- Sirkuit Misano: 55 km (sprint) dan 114 km (main race);
- Sirkuit Motegi: 58 km (sprint) dan 115 km (main race);
- Sirkuit Mandalika: 56 km (sprint) dan 116 km (main race);
- Sirkuit Phillip Island: 58 km (sprint) dan 120 km (main race);
- Sirkuit Sepang: 55 km (sprint) dan 111 km (main race);
- Sirkuit Algarve: 55 km (sprint) dan 115 km (main race); dan
- Sirkuit Ricardo Tormo: 52 km (sprint) dan 108 km (main race).
Seberapa Jauh Jarak Balapan MotoGP?

- Rata-rata jarak balapan utama MotoGP di setiap sirkuit sekitar 114 km
- Jarak balap MotoGP dalam semusim mencapai maksimal 3.749 km
- Alex Rins melibas jarak paling jauh di sesi main race MotoGP 2025
Pada setiap pekan balap, rider MotoGP melibas banyak putaran. Mereka menguji nyali, membidik posisi, dan mendambakan kemenangan. Aksi mereka di lintasan tak mudah karena ada jarak yang harus mereka taklukkan.
Dalam setiap sesi balap yang dilakoni, jarak kompetisinya ternyata bisa mencapai puluhan hingga ratusan kilometer. Jarak yang dimaksud adalah jarak balap saja, yaitu sprint dan main race, tidak termasuk jarak putaran pada sesi latihan, kualifikasi, dan pemanasan. Penasaran berapa jauh jarak balapan MotoGP? Begini ulasannya!
1. Rata-rata jarak balapan utama MotoGP di setiap sirkuit sekitar 114 km
Dalam semusim, MotoGP bisa melombakan 22 seri Grand Prix. Setiap seri ini memiliki dua sesi balap, yaitu sprint dan main race. Jarak perlombaan bervariasi tergantung panjang lintasan dan jumlah lap yang dilombakan. Semakin banyak putaran, semakin panjang pula jarak yang ditempuh setiap pembalap.
Rata-rata jumlah lap pada sesi sprint adalah 12 lap. Jika dihitung, maka rata-rata jaraknya sekitar 56 km. Sementara itu, rata-rata jumlah lap pada sesi main race adalah 25 lap. Dengan begitu, rata-rata jaraknya sekitar 114 km.
2. Jarak balap MotoGP dalam semusim mencapai maksimal 3.749 km
Jika dijumlahkan dalam setahun, total jarak balap yang bisa ditempuh rider MotoGP mencapai 3.749 km. Jarak itu sudah mencakup balapan sprint dan main race. Jika dirinci, total jarak main race mencapai 2.511 km dan jarak sprint mencapai 1.238 km.
Sebagai gambaran, berikut ini jarak balap sprint dan main race di setiap sirkuit MotoGP musim 2025:
3. Alex Rins melibas jarak paling jauh di sesi main race MotoGP 2025
Dalam kenyataannya, tak ada pembalap yang bisa mencapai jarak balap maksimal. Untuk musim 2025, misalnya, tak satu pun rider yang bisa mengikuti semua 22 sesi main race. Pembalap bisa saja absen karena cedera, atau gagal finis karena terjatuh.
Pembalap yang melibas jarak balapan utama paling jauh adalah Alex Rins. Pembalap tim Monster Energy Yamaha itu finis pada 20 sesi main race. Total jarak balap yang dilewatinya mencapai 2.388 km. Ia hanya gagal finis di Sirkuit Catalunya dan Sirkuit Misano setelah hanya mengikuti 14 lap dan 9 lap.
Di sisi lain, pembalap yang paling sedikit menempuh jarak adalah Jorge Martin. Rider di tim Aprilia Racing itu hanya menggeber motornya sejauh 632 km saat sesi balap. Maklum saja, Martin hanya finis di empat seri karena cedera yang berkepanjangan.
Sebagai gambaran, berikut ini daftar jarak balap yang ditempuh setiap pembalap pada sesi main race MotoGP musim 2025:
- Alex Rins: 2.388 km;
- Fabio Di Giannantonio: 2.373 km;
- Fermin Aldeguer: 2.346 km;
- Fabio Quartararo: 2.302 km;
- Alex Marquez: 2.291 km;
- Pedro Acosta: 2.278 km;
- Raul Fernandez: 2.271 km;
- Brad Binder: 2.244 km;
- Marco Bezzecchi: 2.127 km;
- Johann Zarco: 2.075 km;
- Jack Miller: 2.069 km;
- Luca Marini: 2.050 km;
- Francesco Bagnaia: 2.040 km;
- Franco Morbidelli: 2.006 km;
- Enea Bastianini: 1.952 km;
- Marc Marquez: 1.902 km;
- Somkiat Chantra: 1.889 km;
- Miguel Oliveira: 1.839 km;
- Ai Ogura: 1.710 km;
- Joan Mir: 1.468 km;
- Maverick Vinales: 1.406 km; dan
- Jorge Martin: 632 km.
Jarak ribuan kilometer adalah akumulasi jarak selama setahun. Meski begitu, menapaki setiap kilometernya bukanlah hal mudah. Ada persiapan yang harus dilakukan dan persaingan yang harus ditaklukkan agar bisa menuntaskan setiap putarannya.



















