Jakarta, IDN Times - Langkah ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, terhenti di perempat final Indonesia Open 2026. Tiwi/Fadia harus mengakui keunggulan pasangan Jepang unggulan kelima, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, dalam laga tiga gim di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Tiwi/Fadia kalah dengan skor 21-13, 12-21, 13-21 setelah sempat tampil dominan pada gim pembuka.
Tiwi/Fadia mengawali pertandingan dengan performa meyakinkan. Mereka langsung mengambil kendali permainan dan unggul sejak skor 4-2. Tekanan yang terus dilancarkan membuat pasangan Jepang kesulitan mengembangkan permainan. Tiwi/Fadia memperlebar jarak menjadi 10-3 dan menutup interval gim pertama dengan keunggulan telak 11-3.
Usai jeda, dominasi Tiwi/Fadia berlanjut. Serangan demi serangan mampu menembus pertahanan Fukushima/Matsumoto. Keunggulan terus terjaga dari 14-8 hingga 18-8. Tanpa hambatan berarti, pasangan Indonesia menuntaskan gim pertama dengan kemenangan meyakinkan 21-13.
Memasuki gim kedua, Fukushima/Matsumoto tampil lebih agresif dan rapi. Pola serangan mereka mulai menyulitkan Tiwi/Fadia. Pasangan Indonesia tertinggal 0-3 pada awal pertandingan. Meski sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 4-5, Tiwi/Fadia kembali kehilangan momentum dan tertinggal 4-10 hingga 5-14.
Kesulitan menemukan ritme permainan terbaik membuat Tiwi/Fadia terus berada dalam tekanan. Mereka tertinggal jauh 10-19 sebelum akhirnya menyerah 12-21 pada gim kedua.
Gim penentuan berlangsung semakin berat bagi wakil Indonesia. Pertahanan rapat Fukushima/Matsumoto mampu meredam hampir seluruh upaya serangan Tiwi/Fadia. Pasangan Jepang langsung unggul 4-0 dan memperlebar jarak menjadi 11-3 saat interval.
Selepas jeda, Tiwi/Fadia berusaha bangkit melalui variasi serangan. Namun, upaya tersebut belum mampu membalikkan keadaan. Beberapa kesalahan sendiri akibat kurang sabar dalam membangun poin membuat mereka semakin tertinggal dengan skor 8-17.
Tiwi/Fadia akhirnya harus mengakhiri perlawanan setelah kalah 13-21 pada gim ketiga. Hasil ini memastikan langkah mereka terhenti di babak delapan besar Indonesia Open 2026, sekaligus mengubur harapan melaju ke semifinal turnamen bulu tangkis bergengsi tersebut.
