Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Juara Bad Homburg Open, Aldila Sutjiadi Cetak Sejarah
Aldila Sutjiadi (instagram.com/dila11)
  • Aldila Sutjiadi bersama Vera Zvonareva menjuarai WTA 500 Bad Homburg Open 2026, menjadi atlet Indonesia pertama yang meraih gelar di level tersebut.
  • Pasangan Aldila/Zvonareva tampil dominan sejak awal, menang 6-1, kalah tipis 4-6, lalu memastikan kemenangan lewat super tie-break 10-5 atas Schuurs/Perez.
  • Kemenangan ini jadi momentum penting bagi Aldila untuk bangkit setelah performanya sempat naik turun, dengan target kembali menembus peringkat 40 besar dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Atlet tenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi, mencetak sejarah dengan menjuarai nomor ganda WTA 500 Bad Homburg Open 2026.

Berpasangan dengan petenis Rusia, Vera Zvonareva, Aldila sukses meraih gelar terbesar dalam kariernya sekaligus mengharumkan nama Indonesia di level elite tenis dunia.

1. Cetak sejarah untuk Indonesia di turnamen WTA 500

Aldila Sutjiadi (instagram.com/dila11)

Aldila Sutjiadi membukukan sejarah setelah menjadi atlet Indonesia pertama yang meraih gelar juara dari ajang WTA 500.

Pada partai final Bad Homburg Open 2026, Aldila/Zvonareva mengalahkan pasangan Demi Schuurs/Ellen Perez dengan skor 6-1, 4-6, 10-5. 

Ini menjadi gelar juara pertama Aldila sepanjang musim 2026.

2. Tampil dominan sejak awal 

Aldila Sutjiadi (instagram.com/dila11)

Aldila/Zvonareva tampil impresif sepanjang pertandingan. Bahkan, Aldila/Zvonareva bermain dominan sejak set pertama.

Aldila/Zvonareva menyapu enam gim beruntun, termasuk tiga kali mematahkan servis Schuurs/Perez, untuk mengunci kemenangan 6-1.

Pada set kedua, Schuurs/Perez bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan setelah menang 6-4. Namun, saat super tie-break, Aldila/Zvonareva langsung melesat unggul 6-0.

Lawan sempat memperkecil skor menjadi 8-5. Namun, akhirnya Aldila/Zvonareva menutup pertandingan dengan kemenangan 10-5.

3. Menanti konsistensi permainan Aldila

Aldila Sutjiadi (instagram.com/dila11)

Kemenangan ini dinilai sebagai salah satu momentum yang paling dinantikan dan menandakan comebacknya performa Aldila. Maklum, beberapa waktu terakhir, penampilan Aldila sempat naik turun.

Pelatih Aldila, Christopher Rungkat, optimistis anak asuhnya bisa kembali menembus ranking 40 besar dunia.

“Ini perjalanan panjang. Kami jalani step by step saja, tidak mau terburu-buru,” ujar Christo mengutip ANTARA.

Editorial Team

Related Article