4 Pemain yang Mencetak 2 Assist pada Matchday Ketiga Piala Dunia 2026

Matchday ketiga babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 menyajikan banyak pertandingan seru demi memperebutkan tiket ke babak 32 besar. Di balik gol-gol krusial yang tercipta, terdapat peran para kreator serangan yang tampil visioner dalam memanjakan rekan setimnya. Berikut adalah empat pemain yang tampil gemilang dengan mencetak dua assist berharga bagi pencetak gol timnya pada laga pamungkas fase grup Piala Dunia 2026.
1. Bruno Guimaraes (Brasil) membuat dua assist untuk Vinicius Jr dan Matheus Cunha
Gelandang andalan tim nasional Brasil, Bruno Guimaraes, tampil luar biasa pada laga pamungkas fase grup Piala Dunia 2026 melawan Skotlandia. Visi bermainnya yang visioner berhasil membelah pertahanan lawan yang rapat sepanjang sembilan puluh menit pertandingan. Berkat kontribusi magisnya tersebut, Selecao sukses mengamankan kemenangan krusial dengan skor akhir 3-0 untuk melaju ke babak berikutnya.
Pemain milik Newcastle United ini mencatatkan dua assist brilian yang masing-masing dikonversi menjadi gol oleh Vinicius Jr dan Matheus Cunha. Dua umpan matang ini menegaskan peran vital Guimaraes sebagai motor serangan utama tim nasional Brasil. Kemenangan atas Skotlandia ini sekaligus membuat Brasil semakin kokoh di puncak klasemen grup C.
2. Kylian Mbappe (Prancis) memberikan dua assist untuk Ousmane Dembele
Tidak hanya tajam dalam hal mencetak gol, Kylian Mbappe juga menunjukkan kemampuannya dalam hal memberikan umpan-umpan memanjakan saat Prancis mencukur Norwegia dengan skor 4-1. Kapten tim nasional Prancis tersebut tampil sangat cair dengan bergerak melebar ke sisi sayap penyerangan. Pergerakan eksplosifnya ini berulang kali merepotkan barisan belakang Norwegia dan membuka ruang bagi rekan setimnya untuk bisa mencetak gol.
Mbappe berhasil menyumbang dua assist berharga untuk gol yang semuanya dicetak oleh Ousmane Dembele. Umpan silang akuratnya berhasil dikonversi menjadi gol oleh Dembele pada menit ke-7, sedangkan assist keduanya berhasil diselesaikan dengan tenang oleh Dembele pada menit ke-20. Kontribusi luar biasa ini membuktikan bahwa dirinya adalah pemain yang komplet dan siap membawa Prancis melaju jauh di Piala Dunia 2026.
3. Houssem Aouar (Aljazair) membuat dua assist untuk brace Riyad Mahrez
Houssem Aouar menjadi pahlawan lini tengah Aljazair dalam laga sengit yang berakhir imbang dengan skor 3-3 melawan Austria. Kreativitas dan ketenangannya dalam menguasai bola menjadi kunci utama bangkitnya performa tim berjuluk Serigala Gurun tersebut. Sepanjang pertandingan, ia berhasil mendikte tempo permainan dan melepaskan umpan-umpan kunci yang sangat berbahaya bagi lini pertahanan lawan.
Gelandang milik klub Al-Ittihad ini secara spektakuler mengemas dua assist penting untuk gol yang dilesakkan oleh Riyad Mahrez. Dua assist-nya ini berhasil membantu Aljazair untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Hasil imbang ini juga membuat nama Aouar kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu playmaker yang layak diperhatikan di Piala Dunia 2026.
4. Meschack Elia (RD Kongo) langsung memberikan impak saat masuk dari bangku cadangan
Performa spartan ditunjukkan oleh penyerang sayap Republik Demokratik Kongo, Meschack Elia, saat menghadapi Uzbekistan. Kecepatan lari yang luar biasa menjadi senjata utamanya untuk membongkar pertahanan ketat dari wakil Asia tersebut. Menariknya, Elia masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-71 menggantikan Nathanael Mbuku.
Ia sukses memanjakan lini depan timnya lewat torehan dua assist matang yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Fiston Mayele dan Yoane Wissa. Assist pertamanya berawal dari aksi individu menawan di sisi kanan lapangan yang diakhiri dengan tendangan yang membentur pemain Uzbekistan dan langsung disambar Mayele menjadi gol, lalu disusul umpan yang diberikan untuk Wissa yang berhasil mencetak gol lewat tendangan kerasnya. Performa individu dari Elia yang impresif ini membantu negaranya menang dengan skor 3-1 sekaligus membuat RD Kongo lolos ke babak 32 besar.
Torehan dua assist dari keempat pemain ini membuktikan bahwa visi bermain yang jenius sering kali menjadi pembeda utama di panggung sebesar Piala Dunia. Kini, menjelang bergulirnya babak 32 besar, kreativitas para motor serangan tersebut akan kembali diuji. Patut dinantikan aksi magis berikutnya dari empat pemain ini demi membawa negara mereka melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026.


















