Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Daftar Juara Bertahan Indonesia Open, Tuan Rumah Nirgelar!
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Dongjie Chen)

Indonesia Open 2026 kembali masuk dalam kalender turnamen bergengsi BWF Super 1000 yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 2–7 Juni 2026. Ajang ini menjadi salah satu turnamen yang paling dinantikan karena selalu menghadirkan persaingan ketat dari para pebulu tangkis terbaik dunia. Tak hanya memperebutkan gelar juara, para pemain juga akan berusaha mempertahankan atau memperbaiki pencapaian mereka dari edisi sebelumnya.

Pada Indonesia Open 2025, tuan rumah harus puas mengakhiri turnamen tanpa satu pun gelar juara. Korea Selatan tampil sebagai juara umum dengan mengoleksi dua gelar, sementara tiga gelar lainnya diraih oleh wakil Eropa dan China. Menjelang bergulirnya edisi 2026, menarik untuk melihat kembali siapa saja pebulu tangkis yang menyandang status juara bertahan Indonesia Open.

1. Anders Antonsen (Denmark) amankan gelar juara di sektor tunggal putra

Anders Antonsen menjadi juara sektor tunggal putra pada Indonesia Open 2025. Pebulu tangkis asal Denmark tersebut mengawali turnamen sebagai unggulan ketiga dan mampu menunjukkan performa konsisten hingga menembus partai final. Di laga penentuan, Antonsen berhadapan dengan wakil Taiwan, Chou Tien Chen, yang menempati posisi unggulan keenam.

Dalam pertandingan final yang berlangsung selama 1 jam, Antonsen berhasil mengatasi perlawanan Chou dalam dua gim langsung. Ia mengamankan kemenangan dengan skor 22-20 dan 21-14 untuk memastikan gelar juara Indonesia Open 2025. Pada Indonesia Open 2026, Antonsen kembali bertanding dengan status unggulan ketiga dan berpeluang mempertahankan gelarnya.

2. An Se Young (Korea Selatan) mendominasi di sektor tunggal putri

Sektor tunggal putri menghadirkan final ideal pada Indonesia Open 2025 dengan mempertemukan dua unggulan teratas turnamen. An Se Young dari Korea Selatan yang berstatus unggulan pertama berhadapan dengan unggulan kedua asal China, Wang Zhi Yi, di partai puncak. Keduanya berhasil menunjukkan konsistensi performa sepanjang turnamen hingga melangkah ke final.

Pertandingan final berlangsung sengit selama 1 jam 15 menit dan harus diselesaikan dalam tiga gim. An sempat tertinggal setelah kalah 13-21 pada gim pertama, tetapi mampu bangkit untuk memenangkan dua gim berikutnya dengan skor 21-19 dan 21-15. Kemenangan tersebut mengantarkan An Se Young menjadi juara, sementara pada Indonesia Open 2026, ia dan Wang Zhi Yi kembali tampil dengan status unggulan pertama dan kedua.

3. Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea Selatan) mengamankan gelar juara ganda putra

Gelar juara sektor ganda putra pada Indonesia Open 2025 menjadi milik pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Saat itu, Kim/Seo berstatus sebagai unggulan kelima dan berhasil menembus partai final. Di laga puncak, mereka menghadapi wakil tuan rumah, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, yang menempati posisi unggulan kedelapan.

Final berlangsung ketat selama 1 jam 3 menit dan harus ditentukan melalui tiga gim. Kim/Seo sempat kehilangan gim pertama dengan skor 18-21, tetapi mampu bangkit untuk merebut dua gim berikutnya dengan skor 21-19 dan 21-12. Setelah meraih gelar juara tahun lalu, Kim/Seo kini datang ke Indonesia Open 2026 dengan performa yang semakin meyakinkan dan berstatus sebagai unggulan pertama di sektor ganda putra.

4. Liu Sheng Shu/Tan Ning (China) menjuarai sektor ganda putri

Liu Sheng Shu/Tan Ning berhasil menjadi juara sektor ganda putri pada Indonesia Open 2025. Pasangan asal China tersebut datang ke turnamen dengan status unggulan pertama dan mampu memenuhi ekspektasi hingga melangkah ke partai final. Di laga puncak, mereka berhadapan dengan pasangan Malaysia, Thinaah Muralitharan/Pearly Tan, yang menempati posisi unggulan keempat.

Pertandingan final berlangsung sengit selama 1 jam 27 menit dan harus ditentukan lewat tiga gim. Setelah kalah tipis 23-25 pada gim pertama, Liu/Tan bangkit untuk memenangkan dua gim berikutnya dengan skor 21-12 dan 21-19. Pada Indonesia Open 2026, Liu Sheng Shu/Tan Ning kembali menjadi salah satu pasangan unggulan teratas, sementara Pearly Tan/Thinaah Muralitharan hadir sebagai unggulan kedua.

5. Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis) membuat kejutan di sektor ganda campuran

Sektor ganda campuran menghadirkan salah satu kejutan terbesar pada Indonesia Open 2025. Pasangan Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, berhasil melaju hingga partai final meski berstatus sebagai pasangan nonunggulan. Mereka bahkan menjadi satu-satunya pasangan di luar daftar unggulan yang mampu menembus laga perebutan gelar.

Di partai puncak, Thom/Delphine menghadapi unggulan keenam asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran. Pasangan Prancis tersebut tampil solid untuk meraih kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-18 dalam waktu 48 menit. Pada Indonesia Open 2026, Thom/Delphine kembali tampil sebagai unggulan keempat, sementara Dechapol/Supissara datang dengan status unggulan kedua.

Deretan juara Indonesia Open 2025 menunjukkan dominasi pemain-pemain unggulan dari berbagai negara di setiap sektor. Korea Selatan, China, Denmark, hingga Prancis sama-sama mencatatkan prestasi melalui para wakilnya yang berhasil menjadi juara. Menarik untuk melihat bagaimana para juara bertahan ini akan bersaing kembali di Indonesia Open 2026 demi mempertahankan atau merebut kembali gelar mereka.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article