Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Daftar Juara Bertahan Malaysia Open, Indonesia dan Tuan Rumah Nirgelar!

Ilustrasi bulu tangkis.
Ilustrasi bulu tangkis. (pexels.com/Saif71.com)

Malaysia Open 2025 tengah berlangsung pekan ini. Turnamen BWF Super 1000 ini bergulir pada 6–11 Januari di Kuala Lumpur, Malaysia. Malaysia Open kembali menjadi sorotan setelah tahun lalu Indonesia dan tuan rumah sama-sama nirgelar. Banyak pihak penasaran bagaimana para pemain unggulan akan bersaing untuk meraih gelar di ajang bergengsi ini.

Pada edisi sebelumnya, Korea Selatan menjadi juara umum dengan dua gelar, sementara China, Jepang, dan Thailand masing-masing membawa pulang satu gelar. Hasil ini membuat daftar juara Malaysia Open tahun lalu cukup beragam dan kompetitif. Menarik untuk disimak, apakah para juara bertahan ini mampu mempertahankan gelar juaranya? Berikut daftar selengkapnya.

1. Shi Yu Qi (China) juara di sektor tunggal putra

Sektor tunggal putra tahun lalu menjadi milik Shi Yu Qi dari China. Ia berhasil menaklukkan tunggal putra terbaik Denmark, Anders Antonsen, di partai final dengan kemenangan dua game langsung. Kemenangan ini menegaskan status Yu Qi sebagai salah satu pemain top dunia yang sulit ditaklukkan di lapangan Malaysia Open.

Kedua tungggal putra tersebut kembali bertanding pada edisi kali ini. Baik Yu Qi maupun Antonsen juga sama-sama lolos ke babak delapan besar. Jika keduanya menang, mereka akan saling berhadapan di semifinal Malaysia Open 2026.

2. An Se Young (Korea Selatan) masih belum terkalahkan di sektor tunggal putri

Sektor tunggal putri tahun lalu menyuguhkan final ideal antara unggulan pertama An Se Young dari Korea Selatan dan unggulan kedua China, Wang Zhi Yi. Pertarungan ini berakhir dengan kemenangan dua game langsung bagi An Se Young, menegaskan dominasinya di nomor tunggal putri. Kemenangan ini membuatnya menjadi juara bertahan yang sulit ditaklukkan di Malaysia Open.

Tahun ini, An Se Young dan Wang Zhi Yi akan berlaga di Malaysia Open 2026 dan diprediksi kembali bertemu pada laga final. An Se Young bertekad mempertahankan rekor tak terkalahkannya, sementara Wang Zhi Yi siap membalas kekalahan dan menantang dominasi sang juara. Akankah mereka kembali bertemu di babak final?

3. Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea Selatan) menjuarai sektor ganda putra

Sektor ganda putra Malaysia Open tahun lalu menghadirkan final yang tidak terduga karena mempertemukan dua pasangan nonunggulan. Pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, keluar sebagai juara setelah menaklukkan ganda putra China, Chen Bo Yang/Liu Yi, melalui pertarungan tiga game. Kemenangan ini menjadi salah satu kejutan terbesar di turnamen tersebut.

Dari ajang inilah Kim Won Ho/Seo Seung Jae mulai menunjukkan konsistensi performa mereka. Sepanjang tahun 2025, pasangan ini tampil dominan dengan menjuarai lebih dari 10 turnamen BWF World Tour. Prestasi tersebut mengukuhkan Kim/Seo sebagai salah satu ganda putra terbaik dunia dalam satu musim penuh.

4. Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto (Jepang) merebut gelar juara ganda putri

Sektor ganda putri Malaysia Open tahun lalu juga menghadirkan kejutan di partai final. Pasangan nonunggulan asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, berhasil keluar sebagai juara usai menaklukkan ganda putri China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, melalui pertarungan tiga game dengan skor ketat. Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Fukushima/Matsumoto di awal musim.

Pada Malaysia Open edisi tahun ini, Yuki/Mayu dan Jia/Zhang datang dengan status yang berbeda. Mereka kini berstatus sebagai pasangan unggulan berkat performa konsisten yang ditunjukkan sepanjang musim. Kondisi ini membuat langkah kedua pasangan di turnamen kali ini patut dinantikan, terutama Yuki/Mayu dalam upaya mempertahankan gelar juara.

5. Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand) juara di sektor ganda campuran

Sektor ganda campuran Malaysia Open tahun lalu ditutup dengan kemenangan mengejutkan dari pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran. Berstatus nonunggulan, mereka berhasil menaklukkan pasangan unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, melalui pertarungan tiga game. Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar di turnamen ini.

Kemenangan di Malaysia Open menjadi titik penting dalam perjalanan Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran sepanjang musim 2025. Pasangan ini kemudian tampil konsisten di berbagai turnamen dan mencatatkan hasil impresif. Performa tersebut mengantarkan Dechapol/Supissara sebagai ganda campuran terbaik Thailand hingga saat ini.

Kelima juara dari edisi sebelumnya berhasil melaju ke babak delapan besar Malaysia Open 2026. Semakin menarik untuk diikuti, terutama dalam melihat siapa yang mampu mempertahankan gelar dan siapa yang siap menciptakan kejutan baru.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Sport

See More

Dalam 3 Final Beruntun, Barcelona Selalu Kalahkan Real Madrid

12 Jan 2026, 11:08 WIBSport